PERAYAAN PASKAH ASN DAN PEGAWAI TIDAK TETAP KATOLIK KABUPATEN SIMALUNGUN BERJALAN PENUH KASIH -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Pengikut


Iklan

PERAYAAN PASKAH ASN DAN PEGAWAI TIDAK TETAP KATOLIK KABUPATEN SIMALUNGUN BERJALAN PENUH KASIH

Jumat, 03 Mei 2024





Simalungun - Sumut Pos.id- Perayaan Paskah Dan Silaturahmi Dengan Masyarakat Kabupaten Simalungun, Jumat 3 Mei 2024 bertempat di kompleks Gereja Paroki Santo Petrus dan Paulus Bt.5.


Di awali dengan perayaan Ekaristi, dengan Tema: "Hidup Sebagai Alat KebenaranNya (Roma 6:13). Dan sub Tema: "Aparatur Sipil Negara (ASN) Dan Pegawai Tidak Tetap Katolik, Berperan Aktif "Marharoan Bolon," Gotong - Royong Membangun Simalungun Menuju Rakyat Sejahtera."


Dalam pesan renungannya, Vikep Pastor Fridolinus Simanjorang, OFM Cap, mengajak "semua umat selalu hidup sebagai alat kebenaran Tuhan yang diimplementasikan dalam "Marharoan Bolon."





Perayaan Paskah ini dihadiri oleh para Pastor Paroki seKabupaten Simalungun, para camat yang beragama Katolik, para undangan, biarawan - biarawati, panti asuhan Pius, Alma dan penyandang cacat dari pusat rehabilitas Harapan Jaya.


Setelah selesai perayaan Ekaristi, dilanjutkan dengan ucapan sepatah kata, hiburan, "lucky draw." Dalam kata sambutannya, Sekda Kabupaten Simalungun mewakili Bupati, Bapak Drs Esron Sinaga M.Si, "agar kita tetap menabur kasih, sehingga nama Tuhan dan sesama semakin di permuliakan.




Begitu juga sebagai ketua Panitia, Bapak Drs Robert Pangaribuan, SP mengharapakan, "agar moment Paskah ini, menjadi ajang saling kenal atau silahturahmi satu sama lain dalam kasih Kristus."


Pemberian tali asih langsung diberikan oleh Bapak Sekda, kepada pengurus panti Asuhan Pius, Alma, pusat rehabilitas Harapan Jaya dan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan ditambah pemberian sertifikat tanah dan para tamu undangan seperti paket Paskah.




Pantauan kru media ini, yang langsung ikut mengikuti Perayaan Paskah dari awal sampai akhir, berjalan dengan sukses dan penuh suka cita. "Semoga perayaan - perayaan seperti ini terus dijalankan dari tahun ke tahun, sehingga kebersamaan antar umat Katolik semakin erat dan mesra dalam kasih Tuhan," tutup bapak Haloho, umat stasi santa Perawan Maria diangkat ke Surga. (RED-SP.ID/Julister Sihite).