Tandatangani MoU Dengan PMI, RSUD Parapat Komitmen Layani Pasien BPJS Yang Butuh Transfusi Darah -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Iklan

Tandatangani MoU Dengan PMI, RSUD Parapat Komitmen Layani Pasien BPJS Yang Butuh Transfusi Darah

Selasa, 05 Maret 2024






Parapat, Sumutpos Id,- Direktur Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Parapat bersama  pihak Palang Merah Indonesia (PMI) Simalungun, sepakat tandatangani  Memorandum of Understanding (MoU)  untuk menjamin kesediaan  stok kantong darah di RSUD Parapat. 


 Dengan adanya  Penandatanganan MoU , RSUD Parapat juga berkomitmen melayani pasien BPJS mau pun pasien umum yang membutuhkan tranfusi darah.  Tujuanya untuk lebih meningkatkan  pelayanan kepada   masyarakat khusus di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon ,  Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. 


Penandatanganan MoU dilakukan di ruang kerja Direktur RSUD Parapat dr H Jimmy Gultom  pada Selasa (5/3-2024), yang diwakili Bidang Humas  PMI Simalungun Marsiah Lubis.

 

Direktur RSUD Parapat dr Hendri Jimmy Gultom mengatakan bahwa kerjasama ini merupakan salah satu cara managemen untuk meningkatan mutu pelayanan kesehatan dalam persediaan stok kantong darah bagi pasien. 


"Kerjasama ini  merupakan menjamin persediaan kantong darah  untuk pasien di RSUD Parapat,  sesuai kebutuhan  pasien BPJS mau pun Umum , dan kita juga berharap  masyarakat bisa  tambah percaya setelah adanya MoU RSUD Parapat dengan PMI Simalungun, " ungkap dr Jimmy. 





Sementara, Ketua PMI Kabupaten Simalungun H. Sulaiman Sinaga membenarkan adanya kerjasana pihaknya dengan RSUD Parapat, terkait kebutuhan stok kantong darah. 


"Benar,  pihak PMI Simalungun dan RSUD Parapat telah melakukan kerjasama dalam persediaan Stok darah bagi pasien yang membutuhkan di RSUD Parapat, baik bagi pasien Umum maupun BPJS," ujarnya,  


Sulaiman Sinaga kembali menjelaskan, mekanisme kerjasama yang sudah dilakukan adalah  RSUD Parapat tidak lagi membiarkan keluarga pasien mencari sendiri stok darah. Namun RSUD Parapat cukup berkordinasi ke PMI Simalungun untuk mendapatkannya. Maka PMI Simalungun langsung kirimkan kantong darah ke RSUD Parapat. Sedangkan sistem pembayaran mengikuti proses di BPJS Kesehatan..


" Bila ketersediaan kantong darah di RSUD Parapat ini sudah ada, tentu sangat menjamin keselamatan pasien yang membutuhkan penanganan cepat (emergency). Kerjasama ini merupakan langkah yang harus di apresiasi sebagai salah satu wujud nyata peningkatan pelayanan bagi pasien dan pengunjung di Rumah Sakit Umum Parapat," kata Sulaiman. (RED-SP-ID/Hery)