Tumpukam Sampah di Objek Wisata Parapat Dibiarkan, Warga Tuding Camat Girsang Sipangan Bolon Terkesan ' Cuek" -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Iklan

Tumpukam Sampah di Objek Wisata Parapat Dibiarkan, Warga Tuding Camat Girsang Sipangan Bolon Terkesan ' Cuek"

Minggu, 21 Januari 2024






Parapat, Sumutpos Id, - Pemerintah Kecamatan Girsang Sipangan Bolon terkesan tidak ambil pusing dengan maraknya  tumpukan sampah di persimpangan Jalan  mau di titik-titik objek wisata di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. 


Minimya perhatian Pemerintah Kecamatan diwilayah tersebut menimbulkan tumpukan sampah dimana-mana dan mengeluarkan bau tak sedap. Sehinga objek wisata Parapat pun terlihat jadi kumuh. 


Tumpukam sampah itu jelas  terlihat di dalah datu objek wisata  Ruang Terbuka Publik(RTP) Pantai Bebas, objek wisata Simpang Tiga Jalan Harangaol, di seputar Jalan Sisingamangaraja inti Kota Parapat, sepanjang Jalan Selamat Datang, disekitar Gapura perbatasan Ajibata-Girsang Sipangan Bolon jalan Yosep Sinaga Ujung, dan di Pekan Tigaraja. 


Menurut warga sekitar MR Sinaga (46) mengatakan, sejak Oslando Parhusip menjadi Camat Girsang Sipangan Bolon tumpukan sampah semakin meningkat di objek wisata Parapat. 





" Sejak Camat yang sekarang disini, tumpukan sampah dimana-mana, seakan oknum Camat  tidak perduli  dengan kondisi sampah, sementara para  Camat dulu yang digantikan seperti Marwandi Yosua Sinaga selalu kita lihat tangab dan mau turun langsung ke lapangan untuk mengatasi sampah, " ucap warga, 


Warga Parapat itu juga meminta, Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga (RHS)  respon untuk mengatasi tumpukan sampah di objek wisata Parapat. Sehinga objek Wisata di Danau Toba Parapat terlihat indah dan bisa di nikmati para pengunjung. 


" Kalau memang pihak Kecamatan sekarang tidak tangab dengan kondisi tumpukan sampah, lebih baik Camat di 'Copot' saja. Karena kita lihat memang oknum Camat terlalu ' Cuek' dan tidak mau ambil pusing," pinta MR Sinaga.


Ketika dicoba dikonfirmasi Camat Girsang Sipangan Bolon Oslando Parhusip melalui WhatsAppnya. Memilih untuk mrngabaikan (Bungkam). Meski pun SMS yang dikirim terlihat sudah dibaca. 





Pantauan dilapangan, beberapa titik tumpukan sampah di dapati di objek waisata Parapat. Sehinga terlihat setiap masyarakat mau pun pengunjung yang melintas dilokasi tumpukan sampah terpaksa tutup hidung karena  diduga tidak mampu menghirup aroma busuk yang ditimbul dari sampah. (RED-SP-ID/Hery)