GEPKIN di Pimpin Bishop Sinode Pdt Dr Donal Sinaga MA MAg Sah Diakui Negara, Ada Pihak lain yang mencatut GEPKIN itu tidak Sah !!! -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Iklan

GEPKIN di Pimpin Bishop Sinode Pdt Dr Donal Sinaga MA MAg Sah Diakui Negara, Ada Pihak lain yang mencatut GEPKIN itu tidak Sah !!!

Rabu, 24 Januari 2024




BISHOP Pdt Donald Sinaga bersama Pdt Jason Ketua umum PGPI dari Jakarta juga Pdt Manurung Ketua umum GPDI bersam Advokat Horas Sianturi SH, MH saat disela Acara RAKERNAS GEPKIN THN 2024


Parapat, Sumutpos Id, -  adanya Pihak yang mencatut kepengurusan Gereja Pantekosta Kudus Indonesia (GEPKIN)  dengan Klaim sepihak  berbuntut panjang. 


Kini kasusnya sudah dilaporkan ke pihak yang berwajib dan sudah diperiksa Oleh Pihak Juper dari Poltabes Medan,


Selanjutnya menunggu gelar perkara dari pihak Kepolisian untuk menetapkan tahap berikutnya.


Hal itu disampaikan Ketua umum GEPKIN  Bishop Sinode  Pdt Dr Donal Sinaga MA MAg kepada  Kru Media ini disela-sela berakhirnya kegiatan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) yang di gelar di Hotel Khas Parapat, Kecamatan Gorsang Sipangan Bolon,  Kabupaten Simalungun , Sumatera Utara pada Rabu( 24/1-3024). 


Pdt Dr Donal Sinaga kembali menjelaskan, bahwa kepengurusan GEPKIN  tidak ada yang Dualisme. Karena Satu-satunya GEPKIN yang berjalan terus  dari awal adalah di pihaknya. 


Kuasa Hukum GEPKIN Horas Sianturi SH, MH, MTh Saat bersama diacara RAKERNAS GEPKIN THN 2024


" Dari tahun 1989  setelah sinode berjalan diakui Negara. Terus berjalan dengan baik dan tidak ada perubahan. Tetap dengan Tahun-Tahun berganti kepemimpinan terus berjalan  dan ini lah priode yang kedua," paparnya, 


Bishop Sinode itu mengatakan, bila mana ada dinamika dalam  berorganisasi itu hal biasa. Kemudian ada dalam organisasi itu orang-orang beda pendapat akhirnya keluar itu pun biasa. 



          Video Pembukaan Acara RAKERNAS 


" Tetapi apabila mulai  membuat aturan diluar Anggaran Dasar Rumah Tangga (ADRT) dengan cara membuat Dubes.  Bahkan melibatkan orang  yang bukan GEPKIN  kartunya pun  tidak ada .   Artinya di GEPKIN ini jelas semua pejabat sinedenya dan memiliki   SK ,  yaitu saya dan Sekjen. Dan semua kartu jabatan saya dan sekjen  yang menanda tangani . Artinya itu lah keabsahan seseorang menjadi pejabat sinode," ungkapnya, 


Dikatakanya,  " Jadi ketika orang mengatakan saya lah pimpinan sinode. GEPKIN . Ya dinamika ini juga kami  sudah serahkan kepada pihak hukum.  Nanti akan ada lower (kuasa hukum) yang menyelesaikan dan  sudah kita  serahkan seluruh berkasnya. Dan kita juga tetap berkoordinasi dengan Kementerian Agama sebagai pemimbina dari Sinode ini.," ucapnya. 


Tetapi  pada hari ini juga, kata Pdt Dr Ronal Sinaga , GEPKIN itu ada di satu aras Nasional namanya Persekutuan Gereja Gereja Pantekosta Indonesia (PGPI) . 


"   Disana saya salah satu ketua juga,  bahkan kemarin acara RAKERNAS kita dibuka resmi oleh Ketua umum PGPI . Ada surat yang bisa saya tunjukan pengakuan resmi  dibawah kepemimpinan Bishop Sinode  Pdt Dr Donal Sinaga MA MAg," paparnya, 


Para Pejabat GEPKIN saat mau adakan acara keliling Danau Toba dia Ats kapal.



Ketika disingung soal terjadinya  kerpegurusan  Dualisme, Bishop Sinode itu menjelaskan yang mengklaim  kepengurusan GEPKIN adalah Jendang Tarigan. 


" Beliau mengatakan dia lah sekarang pimpinan GEPKIN.  Ya Itu hak beliau, tetapi mekanisme dan tahapan organisasi kita tidak memungkinkan,  dan kami solid disini. RAKERNAS ini juga  dibuka resmi oleh Kementerian Agama dan juga Ketua umum PGPI. Itu lah GEPKIN yang sebenarnya terus bekelanjutan," ujarnya, 


Pdt Dr Donal Sinaga mengakui bahwa kasus Salin Klaim sudah ditangani pihak Kepolisian. " TKPnya ada diwilayah hukum Poltabes , dan kami mendapat informasi sudah di pangil saksi-saksi orang yang berani membuat Mubeslum, menandatanganinya . Dan kami menunggu hukum yang akan dilakukan . Kami juga berharap dipanggil atau dilibatkan dan Ketua  PGPI siap dipanggil untuk menjelaskan siapa yang hadir selalu setiap ada dalam acara GEPKIN," katanya, 


" Intinya tidak kepingin bermasalah hukum,  kami ini tingkat pendeta. Kami kepingin sekali duduk diam yang bukan GEPKIN , jangan ngaku-ngaku.  Karna GEPKIN itu adalah kami yang sah sesuai hasil Mubes,  dan hasil RAKERNAS selalu kami laporkan ke  Dirjend Bimas selaku pembina kami. Tahun ini yang kedua masih  menerima bantuan operasional dari Kementerian Agama," ucapnya.  


Ketika disingung alasan oknum melakukan Klaim. Pdt Dr Ronal Sinaga memaparkan, "  Kalau pendiri GEPKIN sudah meningal, jadi di angaran dasar sinode  GEPKIN  itu tidak ada pasal seperti itu dari dulu.   Sejarah GEPKIN nama  pendiri yang kami catat tidak pernah hilang.  Bahkan  sekarang anak pendiri yang menjadi  gembala sidang gereja yang dimulai pendiri,  saya yang memakamkan ketika beliau meningal. Artinya   sekarang gereja itu kosong , masih ada putri pendiri tapi bukan pejabat sinode GEPKIN, biar lah hukum yang menjawab semua ini. Dan sampai sekarang kami solid , tingkat kehadiran di RAKERNAS sebilan puluh persen datang," ucap Bishop Sinode Pdt Dr Ronal Sinaga mengakhiri. 


Pantaun dilapangan, setelah berakhir acara RAKERNAS GEPKIN. Seluruh peserta melakukan wisata keliling Danau Toba mengunakan transportasi  kapal. 

( RED-SP-ID/Hery)