Diduga Proyek Siluman Tanpa Papan Transparansi & Menggunakan Batu Bekas di Kelurahan Bah Sorma, Kecamatan Siantar Sitalasari kota Pematangsiantar, Ini Pekerjaan Siapa? -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Iklan

Diduga Proyek Siluman Tanpa Papan Transparansi & Menggunakan Batu Bekas di Kelurahan Bah Sorma, Kecamatan Siantar Sitalasari kota Pematangsiantar, Ini Pekerjaan Siapa?

Monday, November 21, 2022

Pematang Siantar -Sumutpos.id:Diduga Proyek Siluman Tanpa Plank di kelurahan Bah Sorma perlu dipertanyakan dari mana sumber dananya dan dari dinas mana.sebab proyek tersebut diduga sarat penyimpangan karena  menggunakan batu bongkaran atau batu bekas.


Hal ini diketahui dari laporan warga sekitar yang bermukim di sekitar pekerjaan.menurut warga"pekerjaan tersebut menggunakan batu bekas dari bongkaran parit yang lama dan tidak ada plank pengerjaannya sehingga diduga proyek siluman.

Menanggapi informasi tersebut" kru media turun langsung untuk membuktikan kebenaran dari apa yang diberitahukan  warga.


Benar saja"saat kru media tiba dilokasi, ditemukan pasangan yang menggunakan batu bekas bongkaran parit sebelumnya.namun tidak diketahui proyek ini dari mana dan sumber dananya darimana karena tidak adanya plank atau papan transfaransi.

Saat ditanyakan kepada para pekerja terkait proyek tersebut dari dinas mana?para pekerja kompak menjawab tidak mengetahuinya,karena menurut mereka  hanya disuruh kerja dan tidak mengetahui proyek ini dari mana yang penting buat kami setiap hari Sabtu terima gaji,"terangnya


Saat ditanya mengapa batu bekas bongkaran dipakai lagi pak?apa memang disuruh sama pemborongnya?pekerja tidak menjelaskan disuruh atau tidak oleh pemborong, namun pekerja mengatakan karena ada batu disini ya dimanfaatkan saja,"terangnya.


Disamping itu para pekerja juga tampak tidak menggunakan K3 untuk keselamatan kerja.artinya pihak pemborong atau pun rekanan diduga tidak menyediakan atau menerapkan penggunaan K3 bagi para pekerja.


Apabila proyek ini memang bersumber dari anggaran negara, diharapkan kepada instansi terkait agar menghentikan dan membongkar kembali pasangan yang diduga sarat penyimpangan tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada pihak yang dapat dikonfirmasi terkait dari dinas mana dan dari mana sumber dana pekerjaan tersebut.(Red-SP.ID/Bang Lahi)