Ketika Bupati Dairi Eddy Berutu Diberi Panggung Istimewa Oleh Komnas HAM Di Depan Mahfud Md Dan Moeldoko -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Iklan

Ketika Bupati Dairi Eddy Berutu Diberi Panggung Istimewa Oleh Komnas HAM Di Depan Mahfud Md Dan Moeldoko

Thursday, October 20, 2022

Jakarta-sumutpos.id :Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu mendapat tempat istimewa dalam acara Konferensi Pengarusutamaan Kabupaten/Kota HAM yang diselenggarakan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Kantor Staf Presiden (KSP), dan International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) di Jakarta, Rabu 19 Oktober 2022.


Acara ini dihadiri Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, Ketua Dewan Pengurus INFID Khairani Arifin, Menko Polhukam Mahfud MD, dan Kepala KSP Moeldoko.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Eddy diberikan panggung khusus untuk melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pengembangan Kabupaten Dairi sebagai kabupaten/kota hak asasi manusia.


Saat memberikan sambutan dalam acara itu, Eddy Berutu menyampaikan terima kasih kepada Komnas HAM karena diberikan kesempatan melakukan penandatanganan MoU tersebut.


Eddy mengatakan fokus kerjasama hak asasi manusia Pemkab Dairi dengan Komnas meliputi, satu, pengkajian, penelitian, dan penyuluhan HAM, serta penyediaan sumber daya manusia untuk mendukung pemajuan dan penegakan HAM.


Kedua, koordinasi dalam pemantauan dan mediasi HAM, pengawasan, penghapusan, diskriminasi ras dan etnis, serta penanganan konflik sosial.


“Karena kita tahu bahwa pemerintah daerah ini adalah institusi kenegaraan kita yang berada di garda terdepan berhadapan dengan masyarakat yang sehari-hari memiliki hak untuk pemenuhan dan perlindungan HAM,” kata Eddy Berutu.



Bupati menambahkan kesepakatan dengan Komnas HAM bermaksud untuk menyelenggarakan kerjasama untuk mewujudkan implementasi nilai dan prinsip hak asasi manusia dalam proses penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Dairi.


Menurut Bupati, tujuan kerjasama ini adalah pertama mendorong penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak asasi manusia di Kabupaten Dairi. Kedua, memperkuat konsep kabupaten/kota hak asasi manusia di Dairi. Ketiga, melakukan kerjasama dalam percepatan implementasi dairi sebagai kabupaten kota hak asasi manusia.


“Semoga kerjasama ini membuahkan hasil,” ucap Eddy Berutu. (Red-SP.ID/CS)