Ini Kata HumasElnusa Terkait bangker Kecil Persis Disamping Kantor PT Pertamina TBBM Medan Group Labuhan -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Iklan

Ini Kata HumasElnusa Terkait bangker Kecil Persis Disamping Kantor PT Pertamina TBBM Medan Group Labuhan

Saturday, June 12, 2021

 

(Image/Gambar) : tampak mobil tangki Pertamina berwarna  merah-putih seperti melakukan transaksi BBM berbau ilegal kepada pengusaha siong(bangker kecil)persisnya disamping Kantor Depo PT  Pertamina TBBM Group Labuhan

LABUHAN - Sumutpos.id : Meski dimasa pandemi Covid 19 sekarang ini, seakan tidak ada habis-habisnya para sopir tangki yang membawa Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Depo Pertamina, Kota Medan, masih menggila, pasalnya mereka para supir tangki tak segan-segan "kencing" (disebut menjual BBM) dari hasil perasannya ke siong (bangker kecil) tepatnya disamping Kantor PT Pertamina TBBM Medan Group Jalan Kolonel Yos Sudarso No 13, RW. Km 21, Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara 20411, Jum'at (12/06/2021).


Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, tampak mobil tangki Pertamina berwarna  merah-putih seperti melakukan transaksi BBM berbau ilegal kepada pengusaha siong(bangker kecil) berinisial I persisnya disamping Kantor Depo PT  Pertamina tersebut dengan bermodal selang dan kaleng serta alat penampung lain.


Hal ini terjadi diduga karena lemahnya pengawasan dari PT Pertamina TBBM Medan Group khususnya PT Elnusa Petrofin (Anak Usaha PT Pertamina Mengelola Mobil Tangki), sehingga para sopir dengan leluasa menjalankan aksinya kepada para mafia BBM, ketika ditelusuri awak media bahwa  yang terlihat persis disamping Kantor Depo PT  Pertamina  TBBM Medan Group jalan Yos Sudarso Km 21, Pekan Labuhan tersebut, .


Menurut Ahmad (40) Warga Kecamatan Medan Labuhan mengatakan, pemandangan seperti ini sudah biasa terlihat dan setiap hari terjadi.


"Sudah lama mereka melakukan aktivitas itu, katanya bukanya 24 jam, di pagi hari hingga malam hari" ujar dia.


"Selain tangki Merah-Putih, juga mobil tangki Biru Putih, biasa disebut aksi Kencing (siong)  tampungan minyak lebih (tangki pakai)" ungkapnya lagi



Dikutip dari pemberitaan sebelumnya, para mafia minyak tersebut memodif mobil pickup jadi bangker kecil untuk menampung minyak dari mobil tangki yang baru mengisi muatan dari depo Pertamina Labuhan Deli, mobil pickup menunggu di pinggir jalan, saat mobil tangki sampai ketempat yang sudah mereka sepakati lokasinya, lalu sebagian isi BBM yang ada dalam mobil tangki tersebut dipindahkan ke mobil pickup atau ember kalengan milik para mafia tersebut.



Terpisah, menurut Putiarsa BW sering disapa Arsa Wibowo selaku Humas Pusat PT Elnusa Petrofin (Anak Usaha PT Pertamina Mengelola Mobil Tangki) mengatakan bahwa dimana setiap ada laporan mengenai hal tersebut mereka minta tim di lokasi untuk lakukan investigasi.



"Setiap ada laporan mengenai hal tsb. Kita minta tim d lokasi untuk lakukan investigasi, dari hasil investigasi dilakukan beberapa proses berikutnya.  Jika terbukti ada pekerja yang malakukan tindakan yang melanggar aturan tentunya akan dikenai sanksi tegas sampai dengan PHK." Ujarnya. (Red-SP.ID/FRMN)