Gelap Gulita di SDN 091274 Sahkuda, Masyarakat Meminta Pemerintah Kabupaten Simalungun Bertindak

 





Gunung Malela, Simalungun.sumutpos.id.Sabtu (29/9/2025) -- SDN 091274 Sahkuda desa Sahkuda Bayu, kecamatan Gunung Malela kabupaten Simalungun,SUMUT menjadi sorotan tajam masyarakat. Sekolah dasar negeri yang berada di kawasan Sahkuda ini disebut terlah berbulan-bulam tidak pernah menyalakan lampu listrik pada malam hari. Akibatnya, lingkungan sekolah setiap malam gelap gulita dan memicu keresahan warga sekitar.




Dari pantauan lapangan, gedung sekolah yang berada di pinggir jalan lintas Siantar - Perdagangan dan dilingkungan padat pemukiman tampak tanpa penerangan sama sekali usai aktivitas belajar selesai. Padahal, jaringan listrik sudah terpasang, namun fasilitas penerangan tidak difungsikan.




Sejumlah warga mengaku khawatir dengan kondisi tersebut. “Kalau malam gelap sekali, rawan jadi tempat orang tak bertanggung jawab. Bisa saja terjadi pencurian, bahkan tindakan kriminal lainnya,” ujar seorang warga yang minta namanya dirahasiakan.


Kondisi ini dinilai sebagai bentuk kelalaian pihak sekolah dalam menjaga aset negara. Apalagi, sekolah merupakan fasilitas publik yang wajib dijaga dan diawasi keamanannya. Tidak adanya penerangan berpotensi besar menjadikan sekolah sebagai sasaran tindak kejahatan, mulai dari perusakan fasilitas hingga tindakan asusila.


Menurut aturan, tanggung jawab pemeliharaan sarana pendidikan sudah diatur jelas. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan sarana dan prasarana pendidikan harus dipelihara dan dijaga keberlanjutannya. Selain itu, Permendiknas Nomor 24 Tahun 2007 menegaskan bahwa standar sarana dan prasarana sekolah harus memenuhi aspek keamanan dan kenyamanan.


Tidak hanya itu, dalam UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian RI, ditegaskan bahwa pencegahan tindak kriminal merupakan tanggung jawab bersama, termasuk pengelola aset negara.


Tokoh masyarakat Sahkuda, menilai masalah ini tidak boleh dianggap sepele. “Sekolah itu aset negara, tempat mencetak generasi bangsa. Kalau dibiarkan gelap seperti ini, bukan hanya aset yang terancam, tapi juga moral anak-anak kita bisa rusak kalau lingkungan tidak dijaga. Kami minta Dinas Pendidikan segera bertindak tegas,” katanya.


Hal senada disampaikan seorang pemerhati Lingkungan dan  pendidikan,D.Sinaga yang menilai pihak sekolah kurang peduli. “Kalau sudah ada listrik, kenapa tidak dipakai? Penerangan itu hal dasar, bukan hal mewah. Ini soal tanggung jawab. Jangan tunggu ada kasus kriminal dulu baru sibuk mencari solusi,lagian untuk pembayaran nya ditanggung negara," tegasnya.



Hingga berita ini diturunkan, pihak SDN 091274 Sahkuda belum memberikan keterangan resmi. Sementara itu, masyarakat mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun segera turun tangan agar persoalan ini tidak berlarut-larut dan demi memastikan sekolah tetap aman dari ancaman tindak kriminal.  Dedi Sinaga

Lebih baru Lebih lama