Sahkuda Bayu,Simalungun.sumutpos.id — Kerusakan jalan di Nagori (Desa- red) Sahkuda Bayu, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, kian parah akibat kebocoran pipa milik PDAM Tirta Lihou. Warga yang setiap hari melewati jalur ini mengeluhkan kondisi jalan yang tergenang air dan berlubang, sehingga membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Dari pantauan di lapangan pada Selasa, 20 Mei 2025, terlihat sejumlah titik jalan dipenuhi genangan air yang berasal dari semburan pipa yang bocor. Warga menutup lubang pipa menggunakan batu dan pot bunga agar semburan tidak terlalu tinggi dan tidak membahayakan pengendara yang melintas.
“Keadaan ini udah hampir satu bulan, Bang. Lihat lah, kami terpaksa menutupi semburan air pakai batu padas, karena kalau tidak digitukan semburannya tinggi dan sangat mengganggu pengendara. Apalagi sekarang keadaan jalan sudah rusak dikarenakan aliran air terus menyembur keluar. Jalan ini adalah akses ke Kecamatan Huta Bayu Raja, jadi lalu lintasnya padat,” ujar salah seorang warga setempat.
Warga juga menyebut bahwa kondisi serupa ditemukan di beberapa huta lainnya seperti Huta II Pasar Tengah dan Huta III Pasar Baru. Mereka menuntut agar pihak terkait, khususnya PDAM Tirta Lihou, segera melakukan perbaikan sebelum terjadi kecelakaan serius yang merenggut korban jiwa.
Untuk mendapatkan kepastian awak media sumutpos.id mengirimkan beberapa foto dan video,dan mengkonfirmasi Direktur Utama PDAM Tirta Lihou, Dodi Ridowin Mandalahi, S.Pd,. Setelah chat dan pangilan melalui whatsApp terkirim tidak di balas.Baru sekitar Dua jam dirut membalas " Iya bu,,Besok kita tinjau" jawabnya.
Pemerintah desa dan warga berencana mengajukan surat resmi kepada PDAM serta Pemerintah Kabupaten Simalungun agar masalah ini segera ditangani. Masyarakat menekankan bahwa air bersih penting, tetapi keselamatan di jalan tidak boleh diabaikan.
Reporter : Dedi Sinaga


