Setelah Dikritik Warga dan DPRD, Camat Girsang Sipangan Bolon Turun " Gunung" Bersihkan Tumpukan Sampah di Objek Wisata Parapat -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Iklan

Setelah Dikritik Warga dan DPRD, Camat Girsang Sipangan Bolon Turun " Gunung" Bersihkan Tumpukan Sampah di Objek Wisata Parapat

Jumat, 01 Maret 2024






Parapat, Sumutpos Id,- Diduga setelah mendapat ktitikan dari anggota DPRD Simalungun mau pun warga dan beberapa kali diberitakan  oleh awak Media. Akhirnya Camat Girsang Sipangan Bolon Oslando H Parhusip didampingi  para Lurah , Staf dan aparat Nagori mau turun " Gunung" ke lapangan   untuk membersihkan tumpukan sampah di Kota objek Wisata Parapat, tepatnya disepanjang Jalan Lintas Sumatera, Kabupaten Simalungun pada Jumat(1/3-3024) . 


Mirisnya,  warga sempat mengatakan merasa kecewa dengan kinerja Camat  Girsang Sipangan Bolon. Bahkan menuding  sebagai pejabat kerjanya hanya Datang Duduk Diam dan Tidur (3D+1T) dikursi empuknya. 





Alasanya karena penanganan sampah di kawasan Objek Wisata Danau Toba Parapat belum teratasi secara maksimal. Meski biaya operasional pengangkutan sampah telah ditampung  dianggaran Kecamatan setempat sesuai pengakuan oknum  Camat Oslando H Parhusip. 


Sebelumnya, juga anggota DPRD Simalungun Maraden Sinaga mengakan ikut kecewa dan menyayangkan tindakan Pemerintah Kabupaten Simalungun yang  menghapus anggaran tenaga keberisahan di Kota Wisata Parapat. Padahal Kawasan  Danau Toba yang di Parapat sebagai Ikon Pariwisata Kabupaten Simalungun.


"Kita menilai Pemkab Simalungun mengabaikan pesona wisata Parapat tentang 'kebersihan' karena kontrak kerja tenaga kebersihan tak dilajutkan. Kita mengakui para pegawai Kecamatan Girsang Sipanganbolon kerap menjadi pengangkut sampah, tetapi itu tidak cukup karena bukan pekerjaan mereka," pungkasnya,


Terpisah, seorang pengunjung  R Harianja mengaku prihatin melihat kondisi tumpukan sampah di objek wisata  Parapat. 


                                         Vidio liputan 


"  Sudah berapa kali kita datang berwisata ke daerah Parapat ini, belum pernah melihat sebanyak ini  sampah, yang kita lihat, setiap persimpangan ada tumpukan sampah, ko bisa gitu ya, padahal Parapat kan ikon objek wisata yang terkenal," kata Harianja. 


Pantaun dilapangan, pembersihan tumpukan sampah di mulai dari RTP Pantai Bebas  Parapat hinga ke Jalan Sisingamangaraja. Sementara di jalan Yosep Sinaga banyak tumpukan sampah namun tidak ikut dibersihkan. 


Sehinga kegiatan Jumat bersih yang dilakukan pihak Kecamatan Girsang Sipangan Bolon terkesan hanya seremonial belaka. (RED-SP-ID/Hery)