Medan//sumutpos.id- Ketua FKH_Cakra Trimatra Baradmil sesalkan masalah narkoba Jermal 11 Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang,sumatera utara,yang terkesan tidak tuntas.
Narkoba yang marak di jermal yang terkesan kebal hukum dan ebtah apa yang salah hingga pos polisi pun di buat disana tetap saja eradang merajalela, diduga tersangka (GS) Dan penyuplai (FS)yang terkesan masih bebas beroprasi.
Tempat ini yang begitu tumbuh subur tanpa ada halangan untuk narkoba dan perjudian walau polisi sydah pernah merangsek ke area kumuh ini, Polisi langsung mengamankan dan memeriksa sejumlah orang yang berada di lokasi bak tumor stadium akhir narkoba tetap berkembang di jermal ini.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan, penggerebekan dilakukan pada Rabu (27/12/2023) tahun lalu,hal Ini merupakan kegiatan meringsek tempat ini rutin yang terus ditingkatkan,namun disayangkan tempat ini tetap menjadi sarang barang haram
Dari penggerebekan tahun lalu (28/12/2023)sudah pernah diamankan 4 orang tersangka berikut barang bukti ,dm empat orang pengedar narkoba diantaranya YS, dengan barang bukti sabu seberat 1,38 gram, AJ barang bukti sabu 0,56 gram, A sabu 0,54 gram dan RS 0,5 gram, personel juga mengamankan ganja kering siap pakai sebanyak 38 bungkus.
Yang membuat ketua Cakra Toni Tan SH,MH,bertanya "Ada apa dengan sosok FS hingga leluasa menyebarkan narkoba dan tempat perjudian yang diduga bukan hanya di Jermal namun ada di beberapa titik lokasi sumatra utara",papar Toni
(RED-SP-ID/CS)