KAPOLRES NIAS IKUTI ARAHAN KAPOLRI SECARA DARING TENTANG PEMBUKAAN RAKERNIS GABUNGAN -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Iklan

KAPOLRES NIAS IKUTI ARAHAN KAPOLRI SECARA DARING TENTANG PEMBUKAAN RAKERNIS GABUNGAN

Jumat, 22 Maret 2024





Gunungsitoli - Sumutpos.id : Kapolres Nias AKBP Revi Nurvelani, SH,SIK.MH Bersama PJU Polres Nias, Mengikuti Pembukaan Rakernis Secara Daring di Aula Aula Grha Sanika Satyawada Polres Nias Polda Sumut. Pada Rakernis tersebut Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo Apresiasi Humas Polri Yang Mendapatkan Sertifikat ISO 9001 dan launching e-learning. Hal itu di sampaikan Oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo Dalam Pembukaan Rakernis Gabungan di Mabes Polri Tahun 2024 melalui Daring, yang di Ikuti Oleh Seluruh Kapolda, para Kabid Humas serta Para Kapolres se Indonesia.



Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa hal itu menjadi tindak lanjut dari PERKAP yang telah diterbitkan mengenai Fungsi Kehumasan. “Humas Polri saya kira, baru saja kita lihat aplikasi e-learning yang baru saja di-launching dan ini tentunya bagian daripada Divisi Humas untuk setiap Insan Polri betul-betul bisa melaksanakan mengemban Fungsi Kehumasan. Silakan diteruskan,” ungkap Jenderal Sigit dalam pembukaan rakernis, Jumat (22/3/24). 


Menurut Kapolri, Program e-learning ini memang sangat mendukung Fungsi Kehumasan Anggota Polri yang menjadi sangat penting. Sebab, hal itu akan menambah kemampuan setiap anggota Polri dalam menjalankan peran kehumasan. “Ini akan sangat membantu pada saat semua tampil di masyarakat,” jelas Kapolri. Lebih lanjut Kapolri memaparkan, apabila semua anggota menjalankan Fungsi kehumasan dengan baik, maka saat terjadi suat hal Urgen di waktu tertentu, Respons yang diberikan akan cepat diputuskan. Klarifikasi, ujar Jenderal Sigit, harus menjadi strategi yang digunakan, terutama dalam mengkonfirmasi informasi Hoaks. “Ini langkahnya harus segera ada koreksi kemudian ada sumber yang jelas Sehingga bisa dikatakan ini hoaks, ini fakta yang sebenarnya. Jadi tolong ini dilatihkan,” ungkap Jenderal Sigit.




(Red-SP.ID/FH)