F1H2O HARUS LEBIH FRIENDLY DARI AGUABIKE. -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Iklan

F1H2O HARUS LEBIH FRIENDLY DARI AGUABIKE.

Jumat, 19 Januari 2024







TOBA 19/1/24 Sumutposid- Formula Satu Power Boat atau F1H2O bakal kembali digelar di Danau Toba pada 23-25 Februari 2024 mendatang. Guna mempersiapkan perhelatan internasional itu, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Toba menggelar rapat bersama seluruh pimpinan OPD di Ruang Balai Data Kantor Bupati Toba, Kamis (18/1/24). 


Dalam rapat yang dipimpin oleh Bupati Toba, Poltak Sitorus, terdapat beberapa poin utama yang menjadi pokok pembahasan agar situasi nanti lebih friendly (ramah) termasuk mendekatkan pelaku UMKM ke venue dan sekitarnya.






Poltak Sitorus kembali menekankan bahwa tujuan pelaksanaan F1 Power Boat tidak sekadar menaikkan kunjungan wisata, tetapi tak kalah penting adalah multiflier effect ekonomi yang bisa menyejahterakan masyarakat.


Kenapa diadakan F1H2O ? tujuannya untuk menaikkan kunjungan wisata ke Toba dan tak kalah penting adalah multiflier effect ekonomi bisa menyejahterakan masyarakat Toba, Sumut dan Indonesia, seru Bupati. 


Sejumlah situasi dan pelaksanaan teknis pada F1 Power Boat tahun lalu juga menjadi bahan evaluasi, terutama soal akses masyarakat sekitar, penempatan UMKM dan penonton. 






Hal-hal yang kurang di tahun kemarin jadi pelajaran. Tahun lalu kita blokir jalan, dan kita buat UMKM di sana ternyata tidak laku, kemudian ada yang kita buat di Pahoda ternyata tidak laku, lanjutnya. 


Pelaksanaa  F1 Power Boat tahun ini menargetkan kunjungan wisata minimal 30 ribu. Untuk mencapai target itu, semua pimpinan OPD diminta mampu menjalankan tugas masing-masing seperti tahun lalu. 


Adapun hal-hal yang menjadi fokus perhatian pada rapat tersebut adalah publikasi, parkir, penataan venue, penanganan sampah, tempat penonton, UMKM, kesehatan, penginapan, antisipasi bencana, sterilisasi lokasi, rekayasa lalu-lintas dan pendataan produk unggulan.


Kapolres Toba, AKBP Wahyu Indrajaya pada kesempatan itu menyatakan, meski hingga saat itu belum ada informasi real dari Injorney terkait pelaksanaan teknis, namun Forkopimda harus benar-benar mempersiapkan hingga hal-hal paling kecil. 


Sebelum mengakhiri rapat, Bupati Toba, Poltak Sitorus menegaskan bahwa tidak boleh ada masyarakat yang beraktivitas di venue sehingga terganggu saat event berlangsung.


Saat event, tidak boleh ada yang terganggu perekonomian masyarakat, saat berkegiatan di venue semua harus berjalan baik. UMKM harus prioritas," katanya.

(RED-SP-ID/DS)