BUPATI NIAS BARAT LAKUKAN AUDIENSI DENGAN KEPALA BKKBN -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Iklan

BUPATI NIAS BARAT LAKUKAN AUDIENSI DENGAN KEPALA BKKBN

Sabtu, 27 Januari 2024





Nias Barat - Sumutpos.id : Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu tidak pernah lelah untuk melakukan berbagai upaya mengejar ketertinggalan Nias Barat. Ia selalu memanfaatkan waktu dan kesempatan bertemu dan berkoordinasi dengan pihak Kementerian dan Lembaga, menyampaikan kondisi dan permasalahan yang dihadapi Nias Barat serta meminta agar pihak Kementerian/Lembaga dapat memberi perhatian khusus kepada Nias Barat.


Seperti halnya kemarin, Rabu (24/1/2024), pada pagi hari, ia berkunjung ke Kementerian Agama dan bertemu dengan Dirjen Bimas Katolik, mengusulkan agar pihak Kementerian Agama membantu pembangunan sarana peribadatan di Kabupaten Nias Barat.


Kemudian, setelah bertemu dengan Dirjen Bimas Katolik, ia melanjutkan kunjungannya di Telkom untuk meminta dukungan terhadap akselerasi transformasi digital dan penerapan SPBE di Kabupaten Nias Barat.


Setelah berkunjung di Kementerian Agama dan PT. Telkom Indonesia, Bupati melanjutkan kunjungannya di Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) untuk meminta dukungan terkait Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Nias Barat.


Bupati Khenoki Waruwu bersama rombongan diterima langsung Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) didampingi Sekretatis Utama BKKBN Tavif Agus Rayanto dan Kepala Biro Perencanaan Dr. Drs. Wahidin, M.Kes serta beberapa pejabat dan staf BKKBN lainnya di Lt. 1 BKKBN 1 Jl. Permata No. 1 Halim Perdana Kusuma Jakarta Timur, Rabu (24/1/2024) sore.


Pada saat itu, Bupati Khenoki Waruwu mempresentasikan beberapa capaian dan program yang telah dilakukan pemerintah daerah Kabupaten Nias Barat dalam percepatan penurunan stunting. Akan tetapi karena keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran yang tersedia, penurunan stunting Kabupaten Nias Barat masih belum mencapai target rata-rata nasional yaitu 14 persen.


Namun dalam 2 tahun terakhir, pemerintah Kabupaten Nias Barat berhasil menurunkan angka stunting dari 29 persen pada tahun 2022 menjadi 22 persen pada tahun 2023 yang lalu.


"Pemerintah Kabupaten Nias Barat terus berupaya melakukan berbagai program dan kegiatan untuk mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Nias Barat, namun karena berbagai keterbatasan masih belum mencapai target secara nasional," jelas Bupati Khenoki Waruwu.


Lebih lanjut Bupati Nias Barat mengusulkan agar BKKBN memberi dukungan dalam rangka percepatan penurunan stunting di Kabupaten Nias Barat melalui penyediaan fasilitator stunting, tenaga penyuluh, penyediaan sarana prasarana dan dukungan anggaran penguatan Tim Percepatan Penurunan Stunting di daerah.


Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) menyambut baik kunjungan Bupati Nias Barat dan mengapresiasi keberhasilan pemerintah Kabupaten Nias Barat dalam upaya penurunan stunting. Walaupun masih belum mencapai target secara nasional, namun hasil yang telah dicapai telah menunjukan progres yang baik. 


Pihak BKKN berjanji akan terus berupaya memberi dukungan di setiap daerah untuk menurunkan angka stunting sehingga bisa mencapai target secara nasional.


"Upaya penurunan stunting dilakukan secara terpadu untuk mencapai target yang telah ditentukan. BKKBN terus berupaya dan akan memberikan dukungan terhadap percepatan penurunan stunting di daerah," ucapnya.


Turut hadir mendampingi Bupati Nias Barat pada kunjungan ini, Asisten Deputi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan, Kemenko Marves Cosmas Harefa, Anggota DPRD Nias Barat Komisi II, Martianus Gulo, SH dan Sari Utamin Waruwu, Tenaga Ahli Bupati Bidang Teknologi dan Informasi Nelly Marinda Situmorang, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga April Imelda Juita Hia, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sonifati Zebua, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan pada Dinas Kesehatan Darniati Mendrofa dan beberapa pejabat administrator serta staf lainnya.(Red-SP.ID/FH)