Bravo " STTI HARVEST "Adakan Dialog Kebangsaan Bertajuk Melayani dan Berkarya Untuk Negeri digelar dalam memperingati 30 Tahun Perjalanan STTI Harvest -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Pengikut


Iklan

Bravo " STTI HARVEST "Adakan Dialog Kebangsaan Bertajuk Melayani dan Berkarya Untuk Negeri digelar dalam memperingati 30 Tahun Perjalanan STTI Harvest

Jumat, 24 Maret 2023



JAKARTA, Sumutpos.id | Keberhasilan pembangunan tidak hanya terletak pada capaian yang sudah dilakukan pemerintah saja, melainkan juga pada semangat dan karya setiap anak bangsa. Dan, ketika semua terlibat membangun bangsa, maka kemajuan pun akan terjadi dengan pasti. Untuk itu, STT Internasional Harvest menggelar Nation Building Conference (NBC), yang digelar mulai hari ini, Jumat 24  Maret hingga 25 Maret 2023, di Balai Sarbini,  Jakarta.


Nation Building Conference yang pertama di gelar oleh STT Internasional Harvest ini, 

bertujuan untuk membangun karakter anak bangsa agar memiliki Wawasan Kebangsaan dan Cinta Tanah Air 


Dimana melalui inpirasi dari para tokoh-tokoh mumpuni yang berada di podium sebagai narasumber, yang juga dinilai selama ini telah berkontribusi pada pembangunan bangsa, merupakan para cerdik pandai dalam bidang keilmuannya. 



Yakni, antara lain pada bidang agama, pendidikan, teknologi, ekonomi, seni budaya, bidang media, bidang ilmu pemerintahan dan juga pada sektor bidang lainnya.




Para narasumber tersebut, antara lain  adalah Prof. Musdah Mulia. Seperti diketahui bersama bahwa sosok Prof Musdah Mulia ini, adalah salah satu pakar yang dikenal selama ini kerap menyampaikan materi-materi yang berkaitan  tentang toleransi kehidupan beragama.


Lalu ada Prof. Manlian Ronald A. Simanjuntak, ST, MT. yang tidak lain adalah sebagai pakar di bidang pembangunan infrastruktur. 


Kemudian ada Prof. Dr. Joas Adiprasetya yang akan menyampaikan materi tentang Teologi Publik. Perlu diketahui juga bahwa basic Prof. Joas selain seorang akademisi sebagai Dosen dan juga sekaligus Guru Besar di Sekolah Tinggi Filsafat Teologi (STFT) Jakarta. 




Dan tentu saja sebagai pembicara utama berikutnya adalah DR. Jimmy Oentoro, yang merupakan tuan rumah sekaligus sebagai Ketua STT Internasional Harvest. 

Beliau juga merupakan seorang penulis dan penggerak kemanusiaan melalui Satu Cerita Untuk Indonesia.  


"Beliau juga merupakan sebagai Pendiri dari World Harvest, yakni sebuah organisasi kemanusiaan lintas agama yang selama ini berfokus melakukan pelayanan pengembangan komunitas, pendidikan dan media," ujar Ketua Yayasan World Harvest, Garry Kurniawan, hari Jum'at (24/3/2023), saat ditemui awak media di Balai Sarbini Jakarta Selatan.


Garry menyebut dalam kegiatan Konferensi Kebangsaan ini, pihaknya telah mengundang juga berbagai tamu dari manca negara. 


Mereka antara lain adalah Prof. Kriengsak Chareonwongsak, Ph.D, yang merupakan anggota Majelis Tinggi dan Pendiri Nation-Building Institute (NBI) di Thailand dan juga Dr. L. Gregory Jones, yang tidak lain adalah sebagai Presiden Belmont University, dari Amerika Serikat.


PANTAUAN di lokasi acara, yang di gelar di Gedung Balai Sarbini, terlihat rangkaian acara yang akan digelar selama dua hari, yakni mulai tanggal 24 hingga 25 Maret 2023 itu, berjalan mulus sesuai dengan yang telah direncanakan.


Rangkaian acara Nation Building Conference (NBC) dikemas dengan sangat menarik. Dibuka oleh Agustin Ramli sebagai Host, pesan pembuka dari Bapak Andy Widjaja selaku Gubernur Lemhanas,  berbagai penampilan tarian Indonesia serta dengan  Konser Kebangsaan “Harvest Soundnesia” dengan menghadirkan bintang tamu Lea Simanjuntak, Gilang Ramadhan, Andre Dinuth, Komodo Project, Echa Sumantri dan juga penampilan orkestra dari siswa STT Internasional Harvest itu sendiri.  


Untaian nada-nada musik merdu yang dikemas apik dalam nuansa Modern yang dipadukan selaras dengan musik Etnik itu, niscaya telah mampu menggugah kepada si pendengarnya menjadi berdecak kagum.


"Musik Indonesia sangat kaya dan patut dibanggakan oleh kita semua. Oleh sebab itu kami menaruh harapan besar lewat konser kebangsaan ini, sejatinya kita semua semakin mencintai tanah air dan mempertahankan budaya bangsa sebagai jati diri yang harus dibanggakan. Pancasila, harus selalu menjadi rumah kita." tegas Garry Kurniawan.


Garry Kurniawan juga menjelaskan terkait tujuannya dari penyelenggaraan kegiatan NBC itu, adalah dalam rangka merayakan  perjalanan 30 tahun STTI Harvest dalam membangun pemimpin bangsa yang saat ini telah berkarya di berbagai bidang serta upaya komitmen untuk terus membangun calon-calon pemimpin bangsa melalui penyediaan beasiswa yang difasilitasi dan disiapkan oleh STT Internasional Harvest. 


Pertama, lewat program Building National Leaders, yakni membangun pemimpin nasional (bekerjasama dengan Lemhanas)


Kedua, lewat program Building Servant Leadership, yaitu membangun pemimpin yang melayani, melalui STT Internasional Harvest.


Ketiga, lewat Building Technopreneur, yakni membangun entrepreneur di bidang teknologi, melalui School of Technopreneur Nusantara (SOTN)


Keempat, lewat program Building Sociopreneur, yaitu dalam upaya membangun para entrepreneur di bidang sosial yang handal, yang ditempa melalui 

World Harvest.


Dalam NBC ini, para peserta diberi kesempatan untuk melihat dan terlibat langsung melalui berbagai pameran UMKM sebagai karya anak bangsa, pelatihan komunitas melalui pengadaan bank sampah, dan keterlibatan dalam mengembangkan pendidikan di Indonesia. 


BERSAMAAN dengan acara ini, diluncurkan pula buku bunga rampai “Impacting and Serving the Nation”, yaitu buku kumpulan 30 artikel ilimah yang ditulis oleh 6 profesor, 18 doktor, dan 6 lulusan S2, termasuk para tokoh dan pakar di bidangnya, seperti Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, SE, MSi, Kepala BKKBN Dr. (Hc). dr. Hasto Wardoyo, SP. Og (K), Prof. Joni Oktavian Haryanto, dan juga penulis-penulis lainnya.  


"Buku tersebut ditulis untuk membuka wawasan dan membangkitkan semangat untuk membangun bangsa," ungkap Ketua Yayasan World Harvest, Garry Kurniawan seraya mengingatkan bahwa dalam upaya 

membangun bangsa, harus dilakukan oleh kita semua dan harus dimulai dari sekarang juga.

(Red-SP-ID/MITRA/NETWORK)