Insan Pers Peringati HUT ke-90 Berdirinya Museum Perjuangan Pers Sumatera Utara -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Iklan

Insan Pers Peringati HUT ke-90 Berdirinya Museum Perjuangan Pers Sumatera Utara

Saturday, November 19, 2022



Medan, Sumutpos id. -Dengan penuh rintangan dan hambatan, niat yang tulus di berkati dengan keyakinan dan kemauan yang keras seorang pejuang Tokoh Pers Drs. Muhammad WTH , mendirikan Museum Perjuangan Pers Sumatera Utara. 

Tepatnya pada Jum'at 18/11/2022, Hari Ulang Tahun (HUT) ke 90 Tahun berdirinya Museum Perjuangan Pers Sumatera Utara yang terletak di Jl. Sei. Alas No. 6 Medan. 



Suatu kebanggaan bagi seluruh Insan pers dan Jurnalis yang ada di daerah Sumatera Utara, bahkan seluruh Indonesia dengan adanya Museum Perjuangan Pers tersebut. 


Dihadiri mewakili Walikota Medan, Kabid IDWAS BANG KESBANGPOL Medan, Donald RS, Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara J.Tungkir, Ketua LVRI Mardjono, Veteran Provsu M.Manurung, Ferdinand.M dan seluruh para undangan yang hadir. 


Dalam kata sambutan mewakili Walikota Medan, Kabid IdwasBang Kesbangpol Medan, meminta maaf tidak dapat hadir, pada acara Hari Ulang Tahun(HUT) ke 90 Tahun, berdirinya Museum Perjuangan Pers  Sumatera Utara kerena ada tugas mendadak. 


Beliau juga cukup bangga dengan adanya Museum Perjuangan Pers Sumatera Utara ini, sebagai situs sejarah bagi bangsa Indonesia khusus di Sumatera Utara.

"Dan ini harus kita rawat dan kita lestarikan." ungkapnya. 



Kata sambutan dari Drs. Muhammad WTH, mengucapkan terimakasih kepada para undangan telah berpartisipasi untuk dapat menghadiri acara ini. Berkat kerja dan semangat yang tinggi saya coba untuk merintis  Museum Perjuangan Pers ini, dengan berbagai hambatan dan rintangan di zaman kolonial Belanda dan sampai sayapun menggungsi ke Aceh dan kembali ke medan," tuturnya


Dan beliupun berusaha untuk mewujudkan impian dan cita -citanya untuk membangun Museum Perjuangan Pers. 

Alhamdulillah cita-citanya terwujud walaupun sederhana rumah kediamannya di robahnya  jadi sebuah Museum Perjuangan Pers, untuk insan Pers dan Jurnalis. (Red-SP.ID/MYT)