Bupati Toba Sosialisasikan Kepribadian Batak Naraja Dalam Kongres Pertama Kebudayaan Batak Toba -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Iklan

Bupati Toba Sosialisasikan Kepribadian Batak Naraja Dalam Kongres Pertama Kebudayaan Batak Toba

Friday, October 21, 2022

 


Balige (21/10/22) Sumutpos.id:Bupati Toba Poltak Sitorus menyampaikan bahwa Suku Batak, yang diketahui  serta dipelajarinya adalah semua raja. Suku Batak adalah anak ni raja dan boru ni raja  (anak raja dan putri raja) dengan kepribadian Batak Naraja.


Hal ini dikatakan Poltak Sitorus dalam kata sambutannya pada Kongres I Kebudayaan Batak Toba di  Aula TB  Silalahi Center, Desa Silalahi Pagar Batu, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatra Utara,Kamis (20/10/2022).


Menurut Bupati Poltak Sitorus, selain kepribadian Batak Naraja yang terdiri 4 pilar Marugamo (saling peduli), Maradat (sopan santun), Maruhum (taat hukum), dan Marparbinotoan (berilmu pengetahuan) disebutkan juga salam Batak Naraja dalam menyambut wisatawan layaknya dalam menyambut kerabat Batak yang dihormati; tulang dan nantulang.


Salam ini menempelkan kedua telapak tangan, menempelkan di dada lalu menundukkan kepala sembari mengucapkan kata "Horas." 


"Mohon maaf nanti dikoreksi, bagaimana sikap saat menyampaikan salam Batak  sebenarnya, kini  Pemkab Toba mensosialisasikan Batak Naraja dan salam Batak Naraja," katanya.


Ia melanjutkan, kembali  tentang raja, yang diketahuinya adalah  partataring nasoramittop, parsangkalan nasora mahiang, dan paramak nasobalumon. (tuan rumah bertamu banyak).


"Saya harap nanti akan dibahas karena kita akan menyambut wisatawan, dang boi mintop tataringnya harus bisa melayani sampai wisatawan itu "kenyang." Tapi bukan hanya kenyang tapi sakkalan na so ra mahiang yaitu harus puas. Harus bisa kita layani selama 24 jam sehari," tambahnya sembari menginformasikan bahwa Danau Toba, Kabupaten Toba akan menjadi tuan rumah Internasional Boat race F1H2O pada 24-26 Februari 2023.


Kongres yang digelar dalam rangka penguatan indentitas di tengah interaksi global ini digelar selama tiga hari, mulai tanggal 20-22  Oktober 2022. Kongres ini secara resmi  dibuka  via daring oleh Menkomarvest Luhut Binsar Panjaitan.



Sebelumnya Ketua Kongres I Kebudayaan Batak Toba,Prof. Dr. Robert Sibarani, M.S menyebutkan hal ihwal kongres ini. Dimana berbagai diaspora Batak di berbagai negara ikut memberikan dukungan untuk kesuksesan kongres pertama ini.


Kongres ini akan membahas beberapa topik diantaranya  Pedoman Penulisan Aksara Batak Toba, Pedoman Ejaan Bahasa Batak Toba,  Tata Bahasa Batak Toba, dan  Film Dokumenter Peninggalan Budaya Batak Toba di Luar Negeri.


Turut hadir Ir Sintong M.Tampubolon Ketua Umum Batak Center, Rektor IAKN Tarutung,perwakilan BPODT, mantan Bupati Toba Darwin Siagian, perwakilan Rektor USU ,dan lainnya.(Red-SP.IP/DS)