Pemkab Dairi Kembali Tingkatkan Kompetensi Digital Warganya -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Iklan

Pemkab Dairi Kembali Tingkatkan Kompetensi Digital Warganya

Wednesday, June 15, 2022

Dairi-Sumutpos.id:
Untuk meningkatkan kompetensi dan sebagai strategi mengurangi pengangguran melalui pelatihan atau vokasi dan uji sertifikasi kompetensi profesi bagi alumni SMK, D1, D3 dan D4 bidang TIK Pemerintah Kabupaten Dairi bekerjasama dengan Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan mengadakan pelatihan Vocation School Graduate Academy (VSGA) selama 5 hari di The Ones Hotel mulai Senin (13-17/06/2022).

Andiny Yolanda Tampubolon, contohnya, mahasiswa jurusan teknik industri Universitas Diponegoro (Undip) yang juga salah satu peserta pelatihan mengaku sangat bersyukur bisa bergabung dalam pelatihan ini dengan harapan akan mempermudah dirinya dalam mencari lapangan pekerjaan.

“Selama mengikuti kelas junior desain grafis ini, Saya sangat senang ilmu yang sudah didapat dan sertifikat yang diakui secara nasional akan dapat membantu mengembangkan dan meningkatklan skill saya. Juga berharap dapat mempermudah saya dalam mencari lapangan pekerjaan,” katanya.

Sementara itu, dalam pembukaan pelatihan yang dihadiri oleh Bupati Dairi DR Eddy Keleng Ate Berutu yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Dairi Aryanto Tinambunan mengatakan, penguatan kepada para alumni sekolah TIK di tengah kesenjangan talenta digital Indonesia yang membutuhkan 9 juta talenta digital dalam 15 tahun ke depan.
“Kita butuh 600 ribu talenta digital per tahun. Dan untuk mengatasi hal tersebut, Kemenkominfo bersama ekosistem terkait melakukan percepatan pembangunan infrastruktur telekomunikasi serta pengembangan SDM yang akan memanfaatkan layanan internet tersebut,” katanya.

Disebutkan pandemi Covid-19 mendorong masyarkat untuk berkatifitas, berinteraksi, dan bermigrasi keruang digital. Ditambahkan juga tanpa SDM yang cakap ruang digital berpotensi disalahgunakan untuk tujuan penyebaran konten negatif, penipuan daring, perjudian, prostitusi online, hoaks, pencurian data pribadi, perundungan siber, ujaran kebencian hingga penyebaran paham radikal.

“Kemenkominfo sebagai leading sektor bidang TIK memberikan program pengembangan SDM unggulan melalui pelatihan bersertifikasi di bidang TIK guna meningkatkan kompetensi masyarakat Indonesia”. “BBPSDMP Kominfo Medan yang telah memberikan pelatihan kepada 5000 orang warga Dairi yang melek digital melalui program DTS tahun ini, baik secara daring sebanyak 3750 orang dan 1250 orang secara luring. Sekali lagi mari manfaatkan pelatihan ini dengan sungguh,” katanya mengakhiri.(Red-SP. ID/CS)