Bupati Dairi Peringati Hari IBI di Balai Budaya -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Iklan

Bupati Dairi Peringati Hari IBI di Balai Budaya

Monday, June 27, 2022

Dairi-Sumutpos.id: Tanggal 24 Juni diperingati sebagai Hari Bidan Nasional yang bertepatan dengan berdirinya organisasi Ikatan Bidang Indonesia (IBI) pada 24 Juni 1951.Ucapan Selamat Hari Bidan Nasional untuk IBI Kabupaten Dairi juga disampaikan oleh Bupati Dairi DR. Eddy Keleng Ate Berutu saat peringatan HUT IBI di Balai Budaya Sidikalang, Sabtu (25/06/2022).

Menurut Bupati ucapan ini sangat penting diberikan sebagai bentuk penghargaan atas profesi bidan yang bertugas memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat. Namun ada yang berbeda dalam peringatan kali ini, Bupati menyempatkan diri mendengar curahan hati para bidan untuk menyampaikan masukan dan keluh kesahnya.
Contohnya, Maria Simamora, Bidan yang bertugas di Puskesmas Huta Rakyat ini menginginkan statusnya sebagai Tenaga Harian Lepas (THL) bisa segera diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Curahan hati ini juga mewakili bidan-bidan lain yang menginginkan hal serupa.Menanggapi hal tersebut, Bupati memberi tanggapan bahwa Bupati juga memiliki keinginan serupa namun ada ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi.

“Saya juga maunya seperti itu, namun ada syarat yang harus dipenuhi, karena itu adalah ketentuan kementerian, dan tergantung ibu-ibu bidan juga,” kata Bupati.

Bupati menjelaskan, untuk menjadi P3K, ada juga seleksi yang harus diikuti oleh para bidan, yang persyaratannya yidak berbeda jauh dengan pengangkatan tenaga honorer guru menjadi P3K beberapa waktu lalu.

“Akan ada ujian seleksi sesuai profesi ibu, seperti guru honorer menjadi P3K, kita sudah bantu dengan bimbingan test, namun ada juga yang tidak lulus. Jadi, ibu-ibu bidan juga harus siap,” kata Bupati menjelaskan.

Lain,Maria Simamora, lain juga dengan Masni Sihombing. Bidan di Puskesmas Kentara ini menginginkan berdirinya kampus untuk jenjang pendidikan sarjana kebidanan sebagai wadah peningkatan kemampuan skill dan akademisnya. Hal ini pun mendapat sambutan baik dari Bupati.

“Saya rasa semangat ibu Masni juga mewakili semangat ibu-ibu bidan lain. Memang kualitas pendidikan itu penting untuk peningkatan kualitas SDM, karena kualifikasi akademis yang berbeda tentu akan punya nilai berbeda,” ujarnya.

Lebih jauh Bupati menjelaskan bahwa pemkab Dairi sudah melakukan penandatanganan kerjasama dengan lembaga pendidikan untuk menampung aspirasi itu, tinggal melengkapi persyaratan administrasi dan waktu saja.

“Hanya tinggal koordinasi dengan Kadis terkait. Secara teori, tidak ada hambatan. Saya ingin informasi ini juga sampai ke teman-teman bidan yang lain yang berada jauh dari jangkauan,” katanya mengakhiri.
Hadir juga dalam kegiatan ini,Kepala dinas kesehatan, dr.Henry Manik Mewakili RSUD, Mewakili dinas KB, Ketua PC IBI, Setiawaty Ginting, Ketua TP.PKK kabupaten, Ny.Romy Mariani Eddy Berutu, Seluruh Koordinator Bidan Dan seluruh peserta. Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber, seperti dr.Bonar Sinaga, Sp.OG, dan dr.Nitawati Sitohang.(Red-SP.ID/CS)