Syaiful Syafri ; Desa Binjai Baru Kecamatan Datuk Tanah Datar Dapat Dijadikan Desa Kesejahteraan Sosial -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Pengikut


Iklan

Syaiful Syafri ; Desa Binjai Baru Kecamatan Datuk Tanah Datar Dapat Dijadikan Desa Kesejahteraan Sosial

Sabtu, 04 Desember 2021

 

(Image/Gambar) : Syaiful Syafri ; Desa Binjai Baru Kecamatan Datuk Tanah Datar Dapat Dijadikan  Desa Kesejahteraan Sosial

Batu Bara - Sumutpos.id : Mengatasi permasalahan sosial masyarakat,  seperti  kemiskinan dan keterlantaran, tidak hanya semata  menjadi tanggung jawab pemerintah,  tetapi partisipasi masyarakat secara gotong royong, sangat diharapkan dalam menanggulanginya.


Salah satu metoda yang cukup  sederhana dapat dilakukan dengan   memberdayakan masyarakat setiap kepala keluarga melalui sistem beras jumpitan, karena secara emberio, Komunitas Sedekah Jumat ( KSJ ) dan Media Indevenden Online ( MIO ) telah melakukan bedah rumah yang tidak layak huni sebanyak dua unit untuk penyandang tuna netra dan Lanjut usia di Desa Binjai Baru.


Hal tersebut ditegaskan Pj. Bupati Batu Bara 2008 Drs Syaiful Syafri MM yang didampingi Zul Irfan SH dari Nadlatul Ulama ( NU ) selaku Dewan Pakar KSJ  diacara  penyerahan kunci bedah rumah  Nilam,  (penyandang tuna netra) dan  Wonasih ( lanjut usia ) kerjasama antara KSJ dengan MIO, di Desa Binjai Baru, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kabupaten Batubara, Sumatra Utara, Jumat (3/12/2021).


Mantan Kadis Sosial Propinsi Sumut 2010 ini menjelaskan, bahwa Desa Binjai Baru  memiliki potensi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk tumbuh dan berkembang menjadi desa percontohan dalam pemberdayaan sosial, karena suku dan budaya masyarakat dapat bergotong royong melalui jumpitan beras.


Tadi saya lihat di desa ini banyak tumbuh pohon bambu. Kalau batang bambu ini dipotong dan diletakkan dimasing-masing dapur rumah, selanjutnya setiap kali memasak disisihkan sejumpit beras, lalu beras itu dikumpulkan dari setiap rumah, bayangkan berapa banyak beras yang akan terkumpul. Kemudian hasilnya dapat dipergunakan untuk pelatihan dan bantuan kepada warga yang membutuhkan di desa ini," ujarnya.


Menurut Syaiful Syafri, jika seluruh masyarakat di Desa Binjai Baru, dapat berperan/terlibat dalam menangani masalah sosial, dari modal beras jumpita,  maka kedepannya Desa Binjai Baru dapat dijadikan desa percontohan pemberdayaan masyarakat dibidang kesejahteraan  sosial.


Sementara itu Pembina Kartini KSJ  Hj. DR Henny Ikhwan, Spd, Mpd didampingi Ny Donna Rudi Chandra  mengutarakan rasa harunya dan berterimakasih kepada seluruh masyarakat dan donatur yang dapat menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu membangun rumah Nilam dan  Wonasih yang merupakan penyandang netra dan l anjut usia.


"Alhamdulillah dengan waktu yang cepat, rumah  Nilam dan  Wonasih sudah selesai dibangun dan siap dan layak untuk ditempati. Ini merupakan bentuk kepedulian kita bersama, dan  kepedulian KSJ bersama MIO untuk membantu warga yang tidak mampu.


Kegiatan penyerahan kunci bedah rumah  Nilam (penyandang tuna netra) dan  Wonasih, warga lansia ini dihadiri oleh Ketua Umum Komunitas Sedekah Jumat (KSJ), Saharuddin beserta unsur pengurus, Unsur pengurus Kartini KSJ,  Asisten 1 Pemerintah Kabupaten Batubara Rosihan Heri, Plt Kades yang juga Sekcam Datuk Tanah Datar Wali Sagala, Kepala Samsat Faisal Hasibuan, Ketua KSJ Batu Bara Rizal Syahreza, serta para ulama, tokoh masyarakat dan Tim Penggerak PKK Desa, sekaligus penyantunan 30 orang anak yatim dan yatim piatu. (Tim Media KSJ Pusat/Rahmat Hidayat) (Red-SP.ID/Team01)