Pemuda Lira Medan Kembali Geruduk Konsulat Jenderal Amerika Di Medan -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Iklan

Pemuda Lira Medan Kembali Geruduk Konsulat Jenderal Amerika Di Medan

Thursday, December 9, 2021


(Image/Gambar) : Unjuk rasa yang dilakukan Pemuda LIRA Medan di depan gedung kantor Konsulat Jendral Amerika Serikat.

Medan - Sumutpos.id : 
Pemuda Lira Kota Medan laksanakan aksi unjuk rasa ke Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Medan, serta menyatakan sikap tegasnya menolak pembangunan Kantor Konjen Amerika di kawasan Kecamatan Polonia Medan. Sikap tegas tersebut disampaikan pada saat aksi yang dilakukan Pemuda Lira Medan, Kamis (9/12) di Uniland Medan. 


Menurut Borbor pembangunan konsulat Jendral tersebut, disinyalir memperluas fungsi-fungsi intelejen Amerika Serikat di Indonesia dan menandakan semakin kuatnya cengkraman AS atas indonesia. 


Dikatakan, penolakan serta harapan agar dipertimbangkannya kembali lokasi pembangunan Kantor Konjen Amerika Serikat itu,  karena mengingat kewilayahan Kecamatan Polonia berdekatan dengan sistem pertahanan dan wilayah inti birokrasi pemerintahan Indonesia.


pihaknya menilai wacana tersebut sangat menghawatirkan dan mengganggu stabilitas pertahanan negara, karena keberadaan kantor itu nantinya akan sangat berdekatan dengan Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas), jelas Borbor, selaku ketua pemuda LIRA Medan.


Kondisi topografis Kecamatan Polonia yang berada di kawasan inti Kota Medan, membuat Kantor Konjen Amerika Serikat itu nantinya akan berada sangat berdekatan dengan lokasi perkantoran pemerintah, perumahan dinas pejabat tinggi daerah, serta pangkalan militer Indonesia.


Berdasa pertimbangan tersebut, pihaknya meminta Gubernur Sumatera Utara agar menyediakan lahan kantor konsulat-konsulat negara asing dalam satu lokasi yang tidak bersinggungan langsung dengan kawasan institusi pertahanan negara dan perkantoran wilayah pemerintah Indonesia di Sumatera Utara.


Menurutnya lagi, keberadaan Kantor Konsulat Asing di wilayah strategis yang mencakup lokasi institusi pertahanan dan pemerintahan Indonesia itu dinilai dapat memicu kebocoran informasi yang bersifat rahasia negara hingga keluar dari Indonesia.


"Ini merupakan aksi kedua kalinya terkait penolakan pembangunan konsulat Amerika, Hal ini harus segera diantisipasi karena sangat mengkhawatirkan," tegasnya.


Selain itu, Borbor juga mengajak seluruh pemuda di Indonesia menyadari potensi-potensi yang dinilai membahayakan pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari pihak eksternal seperti keberadaan konsulat asing dan perkantorannya. 


"Kami akan terus turun sampai pembangunan Konsulat Amerika dikaji ulang oleh pemerintah, kedepan kami akan aksi di lokasi pembangunan dengan jumlah massa yang lebih banyak lagi", pungkas Borbor. 

(Red-SP.ID/Ril.PLM)