SUMPAH PEMUDA BERBEDA TAPI SATU -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Iklan

SUMPAH PEMUDA BERBEDA TAPI SATU

Thursday, October 28, 2021


Oleh: Julister Sihite, S.Pd

"Dari Sabang sampai Merauke berjajar pulau - pulau, sambung menyambung menjadi satu itulah Indonesia. Indonesia tanah airku, aku berjanji padamu, menjungjung tinggi tanah airku, tanah airku Indonesia."


Lagu di atas menunjukkan bahwa di antara pulau - pulau itu terdiri dari aneka suku, agama, ras, bahasa, budaya dan antar golongan tapi itu semua satu, INDONESIA.


Keaneka ragaman itu merupakan hadiah yang terindah dari Tuhan Yang Maha Esa untuk bangsa dan negara kita tercinta. Oleh karena itu, setiap perbedaan diantara kita harus selalu kita jaga dan rawat dalam toleransi kebersamaan. Satu kasih dalam rahim ibu pertiwi.


Terkadang keegoisan, menang sendiri, intoleran, mencoba mengganggu keberagaman itu. Tapi kita tak boleh lengah, harus bersama - sama melawan dan menjauhkannya sehingga peradaban kerukunan, kedamaian itu selalu hadir di tengah - tengah bangsa kita.


Ingat selalu: "Bhineka Tunggal ika," walau berbeda - beda tetapi tetap satu juga." Satu bangsa, satu tanah air, satu bahasa, INDONESIA.


Masa pandemi virus corona, meronai bangsa dan negara kita, kita bersatu padu agar kita cepat keluar dan terbebas darinya. Perjuangan tumbuh, bangkit, bersatu, maju dan berkembang, supaya bangsa kita sejajar dengan bangsa - bangsa maju di dunia, memerlukan daya kekuatan persatuan.


Oleh karena itu, momen peringatan Sumpah Pemuda ke-93 ini, segenap komponen anak bangsa harus bangkit bersama, bahu - membahu untuk mencapai tujuan mulia kita: "Masyarakat Adil dan Makmur." Buang segala bentuk dan rona perusak persatuan dan keasatuan apapun bentuknya.


Semoga di hari Sumpah Pemuda ini, bangsa dan negara kita semakin diberkati Tuhan Yang Maha Esa, dan dijauhkan dari segala sifat penghianatan terhadap bangsa dan negara kita.


Selamat Hari Sumpah Pemuda yang ke-93, Jayalah Indonesia Kita Selalu. Salam Sumpah Pemuda, Julister Sihite. Pematangsiantar, 28 Oktober 2021.