Pelaku Teror "AWAS ADA BOM" di Pematangsiantar Ditangkap Sat Reskrim Polres Pematangsiantar -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Iklan

Pelaku Teror "AWAS ADA BOM" di Pematangsiantar Ditangkap Sat Reskrim Polres Pematangsiantar

Selasa, 31 Agustus 2021

(Image/Gambar) : Pelaku Teror "AWAS ADA BOM" di Pematangsiantar Ditangkap Sat Reskrim Polres Pematangsiantar

Pematangsiantar - Sumutpos.id : 
Peristiwa yang membuat heboh warga Kota Pematangsiantar 30 Agustus 2021 kemarin, yakni penemuan sebuah tas yang bertuliskan AWAS BOM, akhirnya berhasil diungkap Sat Reskrim Polres Pematangsiantar.


Sat Reskrim Polres Pematangsiantar yang dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Edi Sukamto,S.H, M.H mengamankan terduga pemilik tas yang bertuliskan “AWAS ADA BOM” yang diletakkan di jalan Gunung Simanuk – manuk, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar tepatnya di persimpangan Jalan MH.Sitorus arah Taman Hewan Pematangsiantar.


Polisi mengamankan Reno Rianda, S.E (40). Pelaku juga merupakan Alumni Universitas Simalungun tahun 2003 yang tinggal di Jalan Nusa Indah, Pematangsiantar. Kepada wartawan, Kasat Reskrim Polres Siantar, AKP Edi Sukamto membenarkan penangkapan terhadap Renot Rianta. "Setelah kita amankan, terduga pelaku mengakui perbuatan tersebut," kata Edi Sukamto




Setelah penangkapan, polisi langsung melakukan rekonstruksi di sekitaran lokasi ditemukannya ransel berwarna biru berisi bongkahan keramik itu. Hasil rekonstruksi tersebut, Pelaku terlebih dahulu mengambil bongkahan keramik dari sungai yang berada tak jauh dari lokasi dan kemudian bongkahan keramik tersebut dimasukkan kedalam tas. Pelaku kemudian menulis “AWAS ADA BOM” dan menggantungkannya di persimpangan Jalan Gunung SImanuk-manuk.

 

Pria itu diamankan pada hari Selasa tanggal 31 Agustus 2021 sekitar pukul 11.00 WIB di Jalan Silimakuta, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar . Belum diketahui pasti apa motif pelaku membuat tas ransel berisi batu dan bertuliskan bom itu. Kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. (Red-SP.ID/DS)