34 Km Jalan Rusak Berat Sudah Dapat Dilintasi dengan Marharoan Bolon, Bupati: 1032 Km Jalan Rusak Berat Butuh Anggaran 700 Milliar -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Iklan

34 Km Jalan Rusak Berat Sudah Dapat Dilintasi dengan Marharoan Bolon, Bupati: 1032 Km Jalan Rusak Berat Butuh Anggaran 700 Milliar

Wednesday, June 9, 2021

(Image/Gambar) : Kondisi Jalan sebelum dilaksanakan kegiatan haroan bolon dan sesudah di laksanakan, lokasi Huta Banua Nagori Purba Sipinggan kecamatan Purba.

Si
malungun - Sumutpos.id : Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga SH menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas pelaksanaan program gerakan haroan bolon membangun Simalungun.  Sebab dampak dari gerakan Marharoan Bolon membangun Simalungun, sungguh luar biasa dalam menyelesaikan masalah jalan rusak berat di hampir seluruh kecamatan yang ada.


“Berkat partisipasi berbagai elemen di Simalungun, melalui gerakan marharoan bolon, yang dilaksanakan sekitar sebulan ini, sudah 34 kilometer jalan rusak berat, dapat dilintasi kendaraan roda dua mau pun roda empat yang ada di Kecamatan-kecamatan. Seperti di Huta Banua Nagori Purba Sipinggan Kecamatan purba,  dulunya, jalan sepanjang lebih kurang 5 Km, itu tidak dapat dilalui kendaraan dengan baik. Sekarang, sudah layak lintas, dan hasil pertanian sudah lebih cepat terbawa ke tujuannya,” kata Bupati di Pematang Raya, Selasa (8/6/2021).


Dikatakan bahwa, di Kabupaten Simalungun, sesuai data yang ada, sekitar 1.032 kilometer infrastruktur jalan dalam kondisi rusak parah. Untuk menjadikan jalan rusak parah menjadi layak dilintasi roda dua mau pun roda empat, Bupati menyampaikan dibutuhkan anggaran Rp.700 miliar.


“Untuk mendapatkan anggaran sebesar itu, kita sudah melakukan pendekatan dengan pemerintah provinsi. Ternyata, permasalahan kita sama, ya berkaitan dengan refocusing anggaran untuk menanggulangi percepatan pemutusan mata rantai sebaran Covid-19. Kita juga sudah melakukan pendekatan ke kementerian terkait. Kita tunggu saja, bagaimana hasilnya. Tetapi, yang pasti, Pemkab Simalungun akan melakukan berbagai upaya untuk memperbaiki jalan rusak parah tersebut,” jelas Bupati


Mencari Sumber Anggaran dan Peningkatan PAD

Bupati mengungkapkan, membangun Kabupaten Simalungun harus dengan marharoan bolon (gotong royong), karena kondisi perekonomian sangat memprihatinkan terdampak pandemi Covid-19. “Namun demikian, kita tidak juga harus pesimis, kita tetap optimis untuk melakukan berbagai upaya mencari sumber anggaran yang dapat mendukung pembangunan Kabupaten Simalungun lebih maju, lebih baik dan rakyatnya sejahtera,” katanya.


Upaya yang dilakukan dalam pencarian sumber keuangan, kata Bupati, dengan melakukan pendekatan ke kementerian terkait yang punya anggaran membangun daerah kabupaten/kota. 


Kemudian, yang tidak kalah penting, kata Radiapoh Sinaga, bagaimana memberdayakan seluruh potensi yang di Kabupaten Simalungun, apakah sumber daya manusianya mau pun sumber daya alamnya, dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita sedang konsentrasi dalam upaya meningkatkan PAD dan mencari sumber keuangan lainnya untuk membangun Kabupaten Simalungun,” kata Bupati. (Red-SP.ID/FIS)