Labuhanbatu - sumutpos.id - Suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M yang dipenuhi nuansa kemenangan dan kehangatan silaturahmi dimaknai secara mendalam oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Labuhanbatu Hj. Maisyarah. Dalam momentum yang datang setahun sekali ini, ia menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri kepada seluruh masyarakat sembari mengajak menjadikan hari suci sebagai awal baru untuk memperbaiki diri dan mempererat hubungan antarsesama.
Dalam pernyataannya, Hj. Maisyarah mengungkapkan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan seremonial melainkan momentum sakral untuk kembali pada fitrah, membersihkan hati dari segala khilaf dan dosa yang selama ini membelenggu. Ia menggambarkan suasana hari kemenangan ini sebagai cahaya terang yang mampu menyinari kembali jalan kehidupan umat manusia menghapus luka lama dan menumbuhkan harapan baru yang seakan tak berbatas.
“Di hari yang suci ini, mari membuka lembaran baru dengan hati yang bersih,” ucapnya, dengan pesan yang menggema kuat seolah mampu menjangkau setiap lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Lebih lanjut, di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang dan saat Idul Fitri, Hj. Maisyarah juga memberikan perhatian serius terhadap keselamatan para pemudik. Ia mengimbau agar masyarakat yang melakukan perjalanan mudik untuk senantiasa mengutamakan keselamatan dalam berkendara, mengingat arus mudik yang kerap membludak dan padat layaknya gelombang besar yang tak pernah berhenti mengalir di setiap ruas jalan.
Menurutnya, euforia untuk kembali ke kampung halaman sering kali membuat sebagian orang lengah terhadap faktor keselamatan. Padahal, perjalanan mudik bukan hanya soal sampai tujuan tetapi juga tentang bagaimana menjaga diri dan orang lain agar tetap selamat di sepanjang perjalanan.
“Himbauan kepada para pemudik untuk memprioritaskan keselamatan berkendara. Jangan sampai semangat pulang kampung justru mengaburkan kewaspadaan,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa keselamatan adalah hal yang tidak bisa ditawar, ibarat nyawa yang menjadi taruhannya. Satu detik kelalaian di jalan raya lanjutnya, dapat berubah menjadi petaka besar yang mampu merenggut kebahagiaan yang telah lama dinanti bersama keluarga di kampung halaman.
Dalam narasinya yang penuh penekanan, Hj. Maisyarah juga mengajak seluruh pemudik untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang, mulai dari kondisi kendaraan, kesehatan fisik hingga kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Ia berharap kesadaran kolektif masyarakat dapat menjadi benteng kuat dalam menekan angka kecelakaan selama musim mudik.
Momentum Idul Fitri, menurutnya, seharusnya menjadi ajang mempererat tali silaturahmi dan berbagi kebahagiaan, bukan justru menghadirkan duka yang menyayat hati akibat kecelakaan di perjalanan. Ia menggambarkan harapannya agar arus mudik tahun ini dapat berjalan aman dan lancar seperti aliran sungai yang tenang, mengantarkan setiap pemudik ke pelukan keluarga dengan penuh kebahagiaan.
“Semoga seluruh pemudik dapat tiba di kampung halaman dengan selamat, berkumpul bersama keluarga dan kembali dengan membawa kenangan indah yang tak ternilai,” tutupnya penuh harap, seakan mengalirkan doa yang luas tak bertepi bagi seluruh masyarakat Labuhanbatu.
Dengan pesan tersebut, Hj. Maisyarah tidak hanya menyampaikan ucapan hari raya tetapi juga menghadirkan seruan moral yang kuat agar Idul Fitri benar-benar menjadi momen kemenangan yang utuh baik secara spiritual maupun dalam keselamatan kehidupan sehari-hari.
Penulis: Apri Andrianto, S.H.
