-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

"PASTOR BONUS" GEMBALA YANG BAIK

Sabtu, 25 April 2026 | April 25, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-25T09:16:50Z

 


MIMBAR KASIH

(Minggu Paskah IV)


                          "PASTOR BONUS"
                      GEMBALA YANG BAIK

                        (Yohanes 10:1-10)

Oleh: Julister Sihite, S.Pd

Selesai pemercikan rumah umat dan rumahku oleh Pastor, saya berkata kepada beliau: "Terimakasih Banyak Pastor Bonus," "Deo Gratias." Terimakasih banyak gembala yang baik, terimakasih Tuhan.


Gereja dianugerahi imam, pastor (gembala). Sejumlah umat terkadang merasa aman dengan menyebut diri sebagai "domba" yang mengira sah - sah saja menuntut pelayanan para gembala.


Bila gembala kurang sigap atau tak punya waktu, mereka mengeluh, mengerutu dan mengomel. "Domba" mempertanyakan pengembalaan para pemimpin gereja.


Mereka dituding menjauh, tidak peduli akan nasib "domba - dombanya." Dimana para gembala ketika domba mengalami penderitaan??? Dan kesusahan???


Para gembala dituntut tidak hanya mahir dibidang kesuciaan dan kemurniaan, tetapi harus pandai berkotbah, mengelola kolekte alias "durung - durung," manejemen. Bukan fungsionaris bahkan ketua ini dan itu.


Imam harus rajin berdoa, misa lingkungan, pemercikan rumah umat, kunjungan umat, memberkati pengantin, menghibur, peduli dan gesit menanggapi situasi dan kondisi, dll.


Bahkan ada umat yang membuat perbandingan "gembala sejati Vs gembala upahan." Bahkan gembala gadungan, yang rela mengorbankan dan menjadikan umat jadi sapi perahan. Gembala kaya raya tapi umatnya miskin papa.


Menjadi gembala sejati bukanlah tugas yang gampang. Pasti memiliki tantangan yang selalu datang menggoda hati, untuk lari dari tugas menjadi gembala. Sebab menjadi gembala harus rela mengorbankan segala - galanya bahkan dirinya sendiri untuk domba gembalaannya.


Kita tidak perlu jatuh dalam polemik saling menuntut, tetapi bersama - sama mewujudkan harapan Kristus yakni menjadi satu kawanan yang sehati dan seperasaan dalam cinta kasih Tuhan yang terdalam.


Kita semua adalah satu kawanan domba dan YESUS ADALAH SANG GEMBALA YANG BAIK, bahkan TERBAIK. Dalam paham seperti itu, kita dapat semakin menghargai siapa saja yang diserahi kedudukan untuk membawa umat ke jalan yang lebih baik.


Dan ketika kita mampu menjadi gembala yang baik, maka Yesus sendiri yang menjadi gembala utama kita, akan senantiasa memberikan kita suka cita dan kita  membagikannya kepada sesama.


Ingat, dalam masa Paskah ini, kita pantas merenungkan besarnya cinta dan pengorbanan Sang Gembala Sejati demi keselamatan dan kebahagiaan kita. Amin. Tuhan Yesus Memberkati.

×
Berita Terbaru Update