Dua Dekade PARSIDOMU, Arisan dan Tausiah Jadi Simbol Persatuan Keluarga Besar Sinaga Dua Dekade Parsidomu, Arisan Bulanan Dirangkai Tausiah dan Silaturahmi di Gunung Maligas




Gunung Maligas,Simalungun.sumutpos.id – Parsidomu (Parsadaan Pomparan Sinaga Anak Boru Bere Muslim) merayakan hari ulang tahun ke-20(Berdiri pada tanggal 12 Februari 2012)yang dirangkai dengan kegiatan arisan rutin bulanan,Minggu 08/01/2026.Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman Sdr. Jamal Sinaga, Huta I Ulek Ulek, Nagori Tumorang, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, dalam suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan.

Acara diawali dengan santap siang bersama seluruh anggota dan undangan sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur atas perjalanan Parsidomu selama dua dekade. 


Selanjutnya, acara inti dibuka dan dipandu oleh protokol Abdi Sinaga.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang semakin menambah kekhidmatan suasana, sebelum tausiah disampaikan oleh Ustadz S. Hutahaen. 




Dalam tausiahnya, Ustadz S. Hutahaen menekankan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat silaturahmi, serta menjadikan Parsidomu bukan sekadar wadah berkumpul, melainkan sarana ibadah dan penguat ukhuwah Islamiyah di antara sesama marga.

Menurutnya, kebersamaan dalam organisasi kekeluargaan seperti Parsidomu merupakan bentuk nyata pelaksanaan ajaran agama untuk saling mengenal, saling menguatkan, dan saling mendoakan dalam kebaikan.


“Silaturahmi yang terjaga akan membuka pintu rezeki dan memperpanjang umur. Karena itu, Parsidomu hendaknya tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi menjadi rumah bersama untuk saling mengingatkan dalam kebaikan, saling membantu saat ada yang membutuhkan, dan saling mendoakan agar tetap berada di jalan yang diridhai Allah SWT,” tutur Ustadz S. Hutahaen.


Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, ia juga mengajak seluruh anggota Parsidomu untuk mempersiapkan diri secara lahir dan batin, membersihkan hati dari rasa dengki dan perpecahan, serta meningkatkan amal ibadah.


“Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan. Mari kita sambut dengan hati yang bersih, niat yang lurus, serta memperkuat persaudaraan. Jika di antara kita pernah ada khilaf dan salah, inilah saat yang tepat untuk saling memaafkan,” pesannya.


Ustadz S. Hutahaen turut mendoakan agar keluarga besar Parsidomu senantiasa diberikan kesehatan, ketenteraman, serta rezeki yang halal dan berkah, sehingga keberadaan Parsidomu dapat terus memberi manfaat, tidak hanya bagi anggotanya, tetapi juga bagi masyarakat sekitar.


Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Parsidomu Daulat Sinaga, Sekretaris J. Sinaga, Humas Jalikam Sinaga, serta seluruh anggota Parsidomu. Dalam arahannya, Ketua Parsidomu Daulat Sinaga menyampaikan ucapan selamat atas hari jadi Parsidomu yang ke-20.


“Selamat ulang tahun Parsidomu ke-20. Semoga ke depan Parsidomu semakin baik, semakin maju, dan semakin solid. Harapan kita bersama, jumlah anggota terus bertambah dan kebersamaan ini tetap terjaga,” ujar Daulat Sinaga.


Acara ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur, dilanjutkan dengan saling bersalaman dan bermaafan, serta sesi foto bersama seluruh anggota. Suasana religius dan penuh kekeluargaan menjadi warna utama dalam peringatan dua dekade perjalanan Parsidomu. 

   Dedi Sinaga

Lebih baru Lebih lama