Gunung Maligas,Simalungun.sumutpos.id – Parsidomu (Parsadaan Pomparan Sinaga Anak Boru Bere Muslim) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20, yang dirangkai dengan kegiatan arisan rutin bulanan, Minggu (8/1/2026). Kegiatan berlangsung di kediaman Sdr. Jamal Sinaga, Huta I Ulek Ulek, Nagori Tumorang, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, dalam suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan.
Acara diawali dengan santap siang bersama seluruh anggota dan undangan sebagai simbol kebersamaan serta ungkapan rasa syukur atas perjalanan Parsidomu selama dua dekade. Kegiatan kemudian dibuka dan dipandu oleh protokol Abdi Sinaga, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menambah kekhidmatan suasana.
Tausiah disampaikan oleh Ustadz S. Hutahaen, yang menekankan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat silaturahmi, serta menjadikan Parsidomu tidak sekadar wadah berkumpul, melainkan sebagai sarana ibadah dan penguat ukhuwah Islamiyah di antara sesama marga.
“Silaturahmi yang terjaga akan membuka pintu rezeki dan memperpanjang umur. Karena itu, Parsidomu hendaknya menjadi rumah bersama untuk saling mengingatkan dalam kebaikan, saling membantu, dan saling mendoakan agar tetap berada di jalan yang diridhai Allah SWT,” ujar Ustadz S. Hutahaen.
Menjelang bulan suci Ramadhan, Ustadz S. Hutahaen juga mengajak seluruh anggota untuk mempersiapkan diri secara lahir dan batin, membersihkan hati dari perpecahan, serta meningkatkan amal ibadah.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Parsidomu Daulat Sinaga, Sekretaris Jamal Sinaga, Humas Jalikam Sinaga, serta seluruh anggota Parsidomu.
Dalam sambutannya, Ketua Parsidomu menyampaikan harapan agar organisasi kekeluargaan ini terus berkembang dan tetap solid.
“Selamat ulang tahun Parsidomu ke-20. Semoga ke depan semakin baik, semakin maju, dan kebersamaan ini tetap terjaga,” tutur Daulat Sinaga.
Pada momentum peringatan dua dekade tersebut, Dedi Sinaga, selaku pengamat kebijakan publik dan jurnalis aktif di Kabupaten Simalungun, turut menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapannya terhadap keberlangsungan Parsidomu.
Menurut Dedi Sinaga, keberadaan Parsidomu memiliki nilai strategis, tidak hanya sebagai organisasi kekeluargaan, tetapi juga sebagai kekuatan sosial yang mampu menjaga harmoni di tengah masyarakat.
“Selamat HUT ke-20 PARSIDOMU. Dua dekade adalah usia yang matang. Saya berharap Parsidomu terus menjadi teladan dalam menjaga persatuan, nilai adat, dan nilai keislaman, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri,” ujar Dedi Sinaga.
Ia juga berharap Parsidomu ke depan dapat mengambil peran yang lebih luas dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
“Sebagai sarikat keluarga besar, Parsidomu punya potensi besar menjadi kekuatan moral dan sosial. Semoga terus solid, transparan, dan memberi manfaat nyata, tidak hanya bagi anggotanya, tetapi juga bagi masyarakat Simalungun secara umum,” tambahnya.
Acara ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur, dilanjutkan dengan saling bersalaman dan bermaafan, serta sesi foto bersama seluruh anggota. Suasana religius dan penuh kekeluargaan menjadi warna utama dalam peringatan HUT ke-20 Parsidomu.
Sejarah Lahirnya PARSIDOMU
Parsadaan Pomparan Anak Boru Bere Ibebere Sinaga Muslim (PARSIDOMU) merupakan sarikat keluarga besar Sinaga Muslim yang lahir dari semangat persatuan, silaturahmi, serta pelestarian nilai adat dan keislaman.
Organisasi ini berdiri pada 12 Februari 2012 dan secara resmi dideklarasikan di kediaman Bapak Daulat Sinaga, Nagori Serapuh, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Pendirian PARSIDOMU dipelopori oleh IR. Amran Sinaga, SH, MM, yang hingga kini dipercaya sebagai Pembina. Pembentukan sarikat ini bertujuan untuk menjaga persatuan keluarga besar Sinaga Muslim agar tetap rukun, solid, dan berakar pada nilai adat Batak serta ajaran Islam.
Sejak berdiri, PARSIDOMU aktif melaksanakan berbagai kegiatan, seperti arisan rutin, pengajian, silaturahmi keluarga, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.
Struktur kepengurusan PARSIDOMU saat ini:
Ketua: Daulat Sinaga
Sekretaris: Jamal Sinaga
Bendahara: Ibu J. Sinaga
Humas: Jalikam Sinaga
Bidang Dokumentasi dan Media: Dedi Sinaga dan Kurnia Sinaga
Dengan kepengurusan yang ada, PARSIDOMU berkomitmen menjaga nilai persatuan, kebersamaan, dan gotong royong, serta menjadi perekat antar generasi keluarga besar Sinaga Muslim.
Reporter :
Mawardi/Wargo
