Mandailing Natal - sumutpos.id - Bantuan Langsung Tunai Sementara ( BLTS) bidang Kesejahteraan Rakyat ( Kesra) di Desa Malintang Julu Kecamatan Bukit Malintang kabupaten Mandailing Natal ( Madina) menjadi korban pengutipan atau pungutan liar ( Pungli) oleh oknum aparat Desa malintang Julu dan di stor kepada kepala desa Malintang julu. Miswar hadi Pulungan yang baru - baru ini disalurkan secara serentak nasional melalui kantor pos.
Salah satu warga desa malintang julu yang enggan di tulis namanya mengatakan Aparat desa meminta pada penerima BLTS Kesra 100 ribu sampai 150 per orang, bahka Warga menyebutkan Ibu dari Sekretaris desa Ihsan ikut Memungli,
Selain itu Kepala desa Malintang Julu Miswar Hadi Pulungan bahkan tidak Mengindahkan Permintaan bupati Madina H. SAIPULLAH Nasution melalui kepala Dinas Sosial Madina
Dinas sosial meminta kepada kepala desa Malintang julu untuk mengembalikan uang pungutan kepada masyarakat, dengan tegas miswar hadi pulungan meng iyakan. Perintah punya perintah walaupun arahan bupati Madina. Kepala desa mungkin tidak takut kepada Bupati Madina sebabnya setelah Perjumpaan kepala dinas sosial dan kepala desa di saksikan camat bukit malintang. Kepala desa tidak mengembalikan uang tersebut.
Di tempat Terpisah. Mahasiswa STAIN menantang Bupati Madina H. Saipulloh Nasution,
"Bupati Madina pernah Ucapkan Kepada ibu ibu pengajian di Desa bange kalau ada kepala desa memotong meminta uang pada pencairan BLTS Kesra lapor pada camat saya akan tindak bahkan saya berhentikan" ucap masiswa menirukan apa yang di sampaikan bupati
Harapan Mahasiswa pada bupati madina jagan jadi pengecut tunjukkan bahwa perkataan anda bisa di pengang.
"Pak Bupati Jagan jadi pengecut dan harus bisa Pengan kata kata tunjukkan pada masyarakat perkataan bupati itu benar" pintanya (srg). Agus
