SIMALUNGUN.sumutpos.id -- Tahun baru membawa semangat dan tanggung jawab baru bagi Kapolsek Serbelawan. IPTU Gunawan Sembiring, S.H., resmi menyandang pangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) usai mengikuti upacara korps raport kenaikan pangkat yang dipimpin langsung oleh Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., pada Jumat pagi, 2 Januari 2026.
Kenaikan pangkat tersebut menjadi momen istimewa karena AKP Gunawan termasuk salah satu dari lima perwira yang memperoleh promosi ke jenjang AKP di lingkungan Polres Simalungun. Dengan bertambahnya satu balok emas di pundak, tanggung jawab dan ekspektasi terhadap kepemimpinan di Polsek Serbelawan pun semakin besar.
Ketika awak media ini meminta pendapat salah satu Jurnalis dan pemerhati kebijakan Publik dan pemerintahan di Simalungun, Dedi Sinaga, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menilai kenaikan pangkat AKP Gunawan bukan sekadar formalitas struktural, melainkan bentuk penghargaan institusi atas kerja nyata di lapangan.
“Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak AKP Gunawan Sembiring atas kenaikan pangkatnya. Ini adalah bukti bahwa dedikasi, kerja keras, dan pengabdian tulus kepada masyarakat tidak pernah diabaikan. Pangkat boleh bertambah, namun yang terpenting adalah komitmen untuk terus melayani rakyat,” ujar Dedi Sinaga, Jumat (2/1/2026).
Menurut Dedi, selama menjabat sebagai Kapolsek Serbelawan, AKP Gunawan dikenal sebagai perwira yang dekat dengan masyarakat, responsif terhadap persoalan kamtibmas, serta aktif membangun sinergi dengan berbagai elemen.
“Beliau hadir di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pengayom. Ini yang membuat masyarakat Serbelawan merasa aman dan dihargai,” tambahnya.
Dedi Sinaga juga memberikan aplaus khusus terhadap pernyataan AKP Gunawan yang menjadikan Hoegeng sebagai panutan dalam menjalankan tugas kepolisian. Menurutnya, pilihan tersebut mencerminkan karakter kepemimpinan yang kuat dan berintegritas.
“Hoegeng adalah simbol kejujuran, keberanian, dan keteguhan moral dalam sejarah kepolisian Indonesia. Ketika seorang Kapolsek secara terbuka menyatakan Hoegeng sebagai teladan, itu adalah pesan moral yang sangat kuat. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas sikap tersebut,” tegas Dedi.
Ia berharap nilai-nilai keteladanan Hoegeng benar-benar diwujudkan dalam praktik kepemimpinan AKP Gunawan, bukan sekadar menjadi slogan.
“Semoga tiga balok emas di pundak beliau menjadi simbol keberanian menegakkan hukum, kejujuran dalam bertindak, serta ketulusan dalam mengabdi kepada masyarakat. Dengan semangat Hoegeng, saya optimistis Polsek Serbelawan akan semakin dipercaya rakyat,” ucapnya.
Hal senada juga datang dari Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan bahwa kenaikan pangkat AKP Gunawan merupakan bagian dari penerapan sistem merit di tubuh Polri, khususnya bagi Kapolsek yang dinilai berprestasi dan memiliki rekam jejak kepemimpinan yang baik.
“AKP Gunawan dikenal inovatif, humanis, dan mampu menekan angka kriminalitas melalui pendekatan community policing. Kenaikan pangkat ini sangat layak beliau terima,” jelas AKP Verry Purba.
Dalam keterangannya usai upacara, AKP Gunawan Sembiring menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diterimanya dan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kenaikan pangkat ini adalah tanggung jawab besar. Saya akan terus berupaya menjaga keamanan, ketertiban, serta memperkuat sinergi dengan masyarakat Serbelawan. Polisi tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat,” ujar AKP Gunawan.
Ia menegaskan bahwa berbagai program seperti sambang desa, patroli dialogis, Jumat Curhat, dan penyuluhan kamtibmas akan terus ditingkatkan sebagai wujud pelayanan Polri yang presisi dan humanis.
Dengan kenaikan pangkat ini, diharapkan kepemimpinan AKP Gunawan Sembiring semakin solid, profesional, dan berintegritas, serta mampu menjawab harapan masyarakat Serbelawan akan kehadiran Polri yang adil, tegas, dan terpercaya.
(Ramli Saragih)

