Toba/sumutpos.id - Proyek Revitalisasi Satuan Pendidikan di SDN 173644 Pardomuan desa Lumban Gurning Kecamatan Porsea Kabupaten Toba yang bersumber dari anggaran APBN Tahun 2025 , menjadi sorotan dari warga dan Publik.
Proyek yang bernilai Rp. 630.750.241.meliputi pembangunan 3 ruang Kelas 2 ruang kelas bagian bawah serta Ruang MCK/Toilet di duga tidak sepenuh nya dikerjakan sesuai dengan Spesifikasi sebagai mana tercantum di dalam Dokument Perencanaan. Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SDN 173644 tertulis 90 hari kalender kerja tampa ada tertulis batas akhir pelaksanaan Pekerjaannya ini salah satu dari Masalah yg jadi pertanyaan Publik.
Dari hasil pantauan Sumutpos, id di lapangan pada Kamis (18/12/25) menemukan sejumlah kejanggalan yang ber indikasi mengarah kepada dugaan penyimpangan Pekerjaan. Memang di lihat kasat mata, kualitas beberapa bangunan dinilai belum mencerminkan standart mutu Revitalisasi Sekolah, baik dari Aspekaterial maupun hasil dari pekerjaan.
Dari beberapa sumber yang ditemuai Sumutpos id, di sekitar lokasi proyek mengatakan bahwa material bangunan yang di gunakan di duga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB), dan apa bila dugaan tersebut terbukti proyek ini berpotensi melanggar ketentuan pengadaan barang dan jasa Pemerintah serta membuka peluang terjadinya kerugian keuangan Negara.
Memang kalo kita lihat sepintas baru, namun kualitas nya sangat di ragukan, karena masih menggunakan kusen+kusen yang lama, ini sekolah loh pak, tempat anak-anak kita belajar, jadi seharus nya dikerjakan dengan mutu yang terbaik., tegas salah seorang warga lumban Gurning yang enggan di sebutkan nama nya ke media.
Menanggapi dan menjawab pertanyaannya dari awak Media Sumutpos id, pada hari Kamis pagi di ruangan kelas plt kepala Sekolah SDN 173644 Pardomuan kecamatan Porsea Ibu Sidabutar mengatakan bahwa diri nya tidak mengetahui apa permasalahan nya atau apa yang tidak sesuai dengan Spesifikasi, karena saya adalah sebagai Pelaksana saja mengantikan kepala sekolah sebelum nya, di tambah kan Ibu Sidabutar bahwa diri nya adalah pelayan Tuhan di gereja Kharismatik dan sudah janda(Single Parent) dengan raut wajah sedih dan terisak isak mengatakan kepada Media. Tempat terpisah melalui WA awak media mengkonfirmasi kepada ketua Aktifis 98 Sumatera Utara Bram Manurung mengatakan dengan Tegas bahwa bantuan Pemerintah Program Revitalisasi di SDN 173644 desa lumban Gurning kecamatan Porsea kabupaten Toba telah bermasalah dan tidak sesuai Spesifikasi, campuran material pun tidak sesuai, kusen jendela lama masih di gunakan ujar Bram tegas mengatakan kepada awak media, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia(KGS-AI) Toba, H. Johnson M dengan tegas mengatakan akan segera menyurati Pihak Kejaksaan Negeri Toba Cabang Porsea, agar segera turun Kelapangan atas laporan dugaan penyimpangan Proyek Revitalisasi Program Bantuan Pemerintah .
(Red Sp/Toba)



