GPBN Kabupaten Simalungun Desak Polres Tuntaskan Kasus Penembakan Terhadap Pengurus GPBN Simalungun

 



Simalungun, 25 Desember 2025 | sumutpos.id | Setelah mendapatkan informasi bahwa terjadi penenembakan terhadap 4 warga Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun oleh oknum ASN RS Polri Tebing Tinggi, dimana salah satu korban adalah pengurus Gerakan Pemuda Barisan Negeri  (GPBN) Chapter Kabupaten Simalungun Deardo Putra Purba yang saat ini dirujuk ke RS Medistra Lubuk Pakam untuk dilakukan operasi pengangkatan peluru dari dada korban.


Ketua Infokom GPBN Chapter Kabupaten Simalungun Handi Arby Damanik, S.AP, menyampaikan bahwa sampai pada malam ini, diinformasikan bahwa Deardo sudah sadar namun belum dapat dilakukan tindakan, karna masih pendarahan, mudah-mudahan pendarahan lekas berhenti dan dapat dilakukan tindakan medis pengangkatan peluru yang bersarang didada korban, ungkapnya kepada awak media ini.


Arby Damanik juga menyampaikan bahwa "arahan dari Ketua GPBN Chapter Kabupaten Simalungun Jan Roiko Purba, S.Pd, agar semua personil pengurus GPBN Simalungun memberikan perhatian terhadap kasus ini, dan mendesak Kapolres Simalungun agar menuntaskan kasus ini, serta menyelidiki kepemilikan senjata yang digunakan oleh pelaku" tambah beliau.


sebagai informasi, bahwa penembakan terjadi di Perumahan Rorinata, Kelurahan Sondi Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun pada hari Rabu, (24/12/2025) pukul 23.45 wib. Seorang oknum ASN RS Polri Tebing Tinggi berinisial SS (48) nekat memberondong warga menggunakan senapan angin dan airsoft gun.


Kericuhan bermula saat pelaku SS yang mengemudikan mobil pikap muatan besi menyenggol lampu hias Natal warga hingga putus. Saat ditegur oleh korban Sampetua Sihotang agar memperbaiki lampu tersebut, pelaku justru menantang dan menyemprotkan gas air mata ke wajah korban, dan informasi penyemprotan tersebut menyebar dengan cepat kapada warga.

Liputan. M. Haloho

Lebih baru Lebih lama