PESTA PEMBERKATAN PERNIKAHAN PUTRA ANDRIANUS DAMANIK DENGAN SANNA MARIA BORU NAIBAHO PENUH SUKACITA

 


Simalungun - Sumutpos.id - Pernikahan merupakan suatu peristiwa penting. Kitab Suci mencatat sejumlah pesta nikah. Mempelai dipestakan oleh orang tua dan para undangan.


Pesta bisa berlangsung hampir satu hari penuh bahkan ada yang lebih. Selama itu orang makan dan minum, bernyanyi dan menari alias "manortor." Karena acara makan dan minum bersama merupakan ciri perkawinan, maka pernikahan juga disebut perjamuan nikah.




Terpujilah Tuhan atas segala kasih dan rahmatNya. Karena dua insan yang berbeda dipersatukan oleh kasihNya yang begitu baik. Sehingga layak dan pantaslah kita selalu bersyukur pada Tuhan Allah.


Demikian yang terjadi kepada Putra Andrianus Damanik dengan Sanna Maria br. Naibaho. Putra St. B. Damanik Almarhum/Ibu D. br. Sihite dari kampung Blok Songo Huta III Nagori Silau Malaha dengan Sanna Maria br. Naibaho Putri dari Bapak S. L Naibaho/Ibu R. br. Sitohang dari kampung Harian Boho Samosir. Sabtu, 13/09/2025.




Dimulai dengan Pemberkatan Pernikahan di Gereja HKBP Semangat Baris, Resot Tapian Nauli oleh Bapak Pendeta Irpan Aruan, S.Th. Dalam pesan renungannya beliau mengajak kedua mempelai, "agar menjadikan kasih Kristus menjadi dasar dan pondasi dalam berumah tangga. Dengan kasih Kristus semua badai dan tantangan akan berlalu dan kita jadi pemenangnya."


Setelah acara Pemberkatan Pernikahan kudus dari Gereja, dilanjutkan dengan Pesta "adat Batak Nagok" lengkap dengan "Dalihan Natolu," di halaman Gereja Katolik Stasi Santo Ambrosius Blok Songo, yang diikuti oleh dari pihak paranak dan parboru serta para tamu undangan lainnya.




Pantauan kru media ini yang merupakan "Tulang" atau Paman dari pengantin pria berlangsung sukses dan penuh sukacita tentu karena cuaca sangat baik dan mendukung. Mulai dari awal sampai acara selesai.


Hal yang menarik, sewaktu pihak "Tulang mangulosi" atau memberi ulos, Tulang atau kru media ini menyanyikan lagu sebagai ungkapan hati yang terdalam membuat suasana semakin hidup dalam keterharuan.


Bapak Ivo N. Sihite dan keluarga yang jauh datang dari Sibolga ("Tulang") punya harapan, "semoga keluarga baru ini menjadi keluarga yang berbahagia dan selalu mengandalkan Tuhan dalam mengarungi bahtera keluarganya dan secepatnya punya momongan." Dan diamini Bapak Monika R. Sihite yang datang dari Pekanbaru.


Dan ucapan syukur dan sukacita itu diungkapkan kedua mempelai dalam hati mereka yang terdalam dalam doa:


"Bahagia selimuti relung hati atas terwujudnya sebuah mimpi indah. Hadir pendamping hidupku!!! Terimakasih padaMu Tuhan. Kau berikan anugerah terindah. Kau satukan kami dalam satu cinta di dalam cintamu!!!


Berkatilah janji kami, janji suci, hidup penuh kasih dan saling setia berjalan bersama, meraih bahagia biarlah dunia melihat indahnya, cinta."(Julister Sihite).

Lebih baru Lebih lama