Mantap! Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Pakpak Bharat dan Pesta Budaya Oang Oang -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Iklan

Mantap! Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Pakpak Bharat dan Pesta Budaya Oang Oang

Senin, 31 Juli 2023

 


Pakpak Bharat,Sumutpos.id:Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor menjelaskan peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Pakpak Bharat dan Pesta Budaya Oang-Oang tahun 2023 ini memang sengaja dilaksanakan dengan konsep yang berbeda dari tahun sebelumnya. Tujuan utamanya adalah untuk memunculkan rasa cinta dan rasa memiliki para generasi muda terhadap budaya Pakpak, mendukung kreatifitas para seniman Pakpak, serta membangun nilai toleransi dan generasi Pakpak Bharat yang takut akan Tuhan.

Kegiatan ini, yang akan kita laksanakan selama tiga hari kedepan, akan banyak diisi dengan lomba tradisional, tari kreasi, tabliqh akbar, kebaktian kebangunan rohani (KKR), serta penampilan Seni, Drama, Tari dan Musik (SENDRATASIK) bertajuk “Merjuma”, 

pesta ini menjadi sangat spesial karena menggabungkan dua dua moment besar sekaligus, yakni Hari Jadi Kabupaten Pakpak Bharat dan Pesta Oang-Oang, jelas Bupati 


dalam sambutannya.

Franc Bernhard Tumanggor juga menjelaskan lebih jauh, bahwa hal penting yang melatar belakangi pelaksanaan Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Pakpak Bharat dan Pesta Budaya Oang-Oang ini adalah untuk mengusung konsep “Mengoangken Hari Jadi Kabupaten Pakpak Bharat ke-20 Tahun 2023. Pesta Oang Oang dianggap sebagai sebuah capaian besar masyarakat Pakpak Bharat dengan telah berdirinya Kabupaten ini.


Acara ini merupakan sebuah cerminan rasa syukur kita atas seluruh keindahan, potensi serta budaya, khususnya atas terbentuknya Kabupaten Pakpak Bharat yang dimekarkan dari Kabupaten Dairi tahun 2003 lalu, dan rasa syukur atas seluruh capaian yang telah kita raih bersama selama ini untuk membangun Kabupaten Pakpak Bharat, jelas dia.


Alasan lain yang mendasari pelaksanan kegiatan ini, dengan konsep kolaborasi seni, budaya dan agama adalah ketiga unsur ini memang melekat erat pada insan masyarakat Pakpak Bharat yang dikenal sangat menjaga adat dan budaya leluhur, taat akan Tuhan serta memiliki nilai seni yang sangat tinggi.

Maka tidak heran sejak awal pembukaan ditanggal 26 juni kemarin, ribuan pengunjung langsung memadati lokasi acara, berjubel diantara jejeran stand pameran dan bazar serta lokasi pemasaran produk lokal yang banyak diperkenalkan dalam event ini.

Hari pertama  di isi dengan seremonial pembukaan kegiatan, peresmian bazar pameran, perlombaan tradisional, berbagai hiburan serta Pelaksanaan Tabliqh Akbar dengan menghadirkan seorang Ustadz Kondang Tanah Air, Ust. Taufiqurrahman, S.Q.


 pertunjukan seni yang menakjubkan dalam kemasan Seni, drama, tari dan musik (SENDRATASIK) bertajuk “merjuma” dipertontonkan oleh sekelompok seniman asli Pakpak Bharat.

Susana kehidupan masyarakat Pakpak Bharat diantaranya bertani, merkemenjen, menanam padi, mengusir hama burung dan lainnya tergambar jelas diperagakan oleh para penari dari SMA N 1 Salak dan SMP N 1 Salak, dengan iringan musik yang merdu, mengajak para penonton terhanyut dalam sebuah suasana Pakpak Bharat yang damai dan tenang.(Red-SP.ID/BRT)