Kecamatan Pagindar Kabupaten Pakpak Bharat Jaringan Telkomsel Mati Total -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Pengikut


Iklan

Kecamatan Pagindar Kabupaten Pakpak Bharat Jaringan Telkomsel Mati Total

Jumat, 09 Juni 2023


Pakpak Bharat,Sumutpos.id:Sudah lebih dari tiga pekan jaringan internet Telkomsel mati total di wilayah kecamatan Pagindar Kabupaten Pakpak Bharat Sumatera Utara. Pasalnya akses jaringan internet untuk penggunaan media sosial baik, WhatsApp, YouTube, Facebook, Instagram maupun aplikasi lainnya, tidak bisa digunakan dan terkesan tidak mampu menampung kapasitas layanan.

Bahkan, sebagian masyarakat harus naik gunung agar bisa berkomunikasi melalui telepon genggam via jaringan seluler itu.

Salah seorang warga, Lenon Berutu mengatakan kepada wartawan mengaku cukup kesal dengan kualitas layanan yang diberikan Telkomsel saat ini, selain sulit untuk berselancar di dunia internet, untuk menelepon saja sangat susah lantaran kondisi jaringan tidak stabil.

"Kesal terhadap pelayanan seperti ini, seharusnya dengan pelanggan mayoritas di kecamatan Pagindar, Telkomsel bisa lebih baik melayani pelanggan,” ujar Lenon Berutu.

Demikian juga saat wawancara dengan Budi Rasmianto Berutu, ST, MAP seorang pegawai kantor camat Pagindar mengaku hal ini menggangu kelancaran komunikasi sehingga menghambat pekerjaan yaitu pelayanan masyarakat.

Sementara itu Kepala Desa Sibagindar, Sondang Manik, S.PAK, memprotes Telkomsel karena tidak ada pemberitahuan resmi sebelum jaringan dipadamkan. 

"Kami protes Telkomsel karena tidak ada pemberitahuan resmi sebelumnya soal gangguan jaringan internet ini," kata Sondang Manik, S. PAK, Kepala Desa Sibagindar, Rabu (08/06/23).

Akibat padamnya jaringan mengakibatkan semua urusan pemerintahan desa yang dilakukan secara online menjadi terganggu. 

Untuk saat ini, lanjut dia, Telkomsel terkesan mengabaikan tanggung jawab tersebut karena tidak ada pemberitahuan resmi yang harusnya bisa disampaikan lewat pesan singkat yang disebarkan secara massal.

"Jika ada pemberitahuan, tentu ada persiapan, apakah itu mengganti kartu sementara ke operator lainnya atau dengan cara lainnya untuk bisa tetap terhubung ke internet," katanya.

Patut diketahui, lanjut dia, bahwa internet saat ini termasuk dalam kebutuhan vital masyarakat mengingat banyak pekerjaan yang memang terhubung dengan internet.

"Jadi kondisi mati total jaringan internet Telkomsel sejak 3 pekan yang lalu telah mendatangkan kerugian materi bagi pelanggannya, termasuk saya," kata Sondang Manik mengakhiri.(Red-SP.ID/BRT)