Pantai 2 Lumban Bul-bul Balige Telan Korban, Seorang Wisatawan Meninggal -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Iklan

Pantai 2 Lumban Bul-bul Balige Telan Korban, Seorang Wisatawan Meninggal

Jumat, 06 Januari 2023

 


Balige (6/1/23) Sumutpos.id: Seorang wisatawan asal Tarutung, Jessika Sigalingging umur 17 tahun adalah siswi SMAN 3 Tarutung, warga Jln TD Pardede Tarutung Kabupaten Taput tenggelam di Pantai 2 Lumban Bul Bul Desa Lumban Bul Bul Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Sumtera Utara, Kamis (05/01/2023) sekira pukul 14.00 Wib, ketika itu korban bermain di kawasan pantai 2 Lumban Bul Bul. 


Kapolsek Balige AKP Agus Salim Siagian melalui Kanit Reskrim Polsek Balige IPTU Edward Siahaan menjelaskan kronologis kejadiannya.


Pada hari Kamis tanggal 05 Januari 2023 sekira pukul 14.00 Wib, korban bersama teman- teman sekelasnya tiba di pantai 2 Lumban Bul-bul Balige.



Sebelumnya saksi Leofoolt Nababan (43) sebagai guru dari korban mengingatkan agar murid-muridnya yang tidak bisa berenang agar tidak berenang terlalu jauh dari pinggiran pantai, cukup bermain dipinggiran pantai saja. 


Tim Basarnas juga mengingatkan apabila pengunjung berenang, jangan sampai melewati batas tali yang sudah dibuat oleh pihak pantai.


Sebelum kejadian, korban datang ke Pantai Lumban Bul - bul bersama rombongan Pelajar dan Guru SMAN 3 Tarutung, untuk berwisata. Di lokasi tersebut, korban bersama dengan saksi Maria Ambarita, Novita dan Marta Purba bermain Banana Boat. 


Setelah selesai bermain Banana Boat, mereka berenang dengan menggunakan sebuah ban pelampung, yang mana pada saat berenang dengan memegang ban pelampung, korban bersama teman-temannya tersebut terbawa arus ombak air pantai hingga melewati tali pembatas  pantai tersebut, lalu korban bersama teman-temannya pun tenggelam. 


Salah satu teman korban bernama Jelita mencoba menyelamatkan teman-temannya tersebut namun saat itu Jelita hanya bisa selamatkan Maria Ambarita dan Novita.


Atas kejadian ini, teman-teman korban sempat melakukan pencarian sekitar lokasi dan kamar mandi selama 10 menit namun korban tidak ditemukan dan langsung melapor ke Guru mereka.


Mendapat laporan dari muridnya, Leofoolt Nababan memberitahukan kepada tim Basarnas yang Stand by di seputaran Pantai.


Menerima laporan kondisi membahayakan , tim Basarnas  langsung melakukan pencarian. Dalam waktu kurang lebih 5 menit, tim Basarnas menyelam mencari, korban berhasil ditemukan dan langsung membawa  ke Rumah Sakit HKBP Balige.


Setibanya di Rumah Sakit, tim medis menyatakan bahwa korban Jesika Sigalingging sudah meninggal dunia. (Red-SP.ID/DS )