JANGAN LUPA SEJARAH -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Iklan

JANGAN LUPA SEJARAH

Friday, September 30, 2022

 Opini



Oleh: Julister Sihite, S.Pd

Setelah pembrontakan PKI di Madiun berhasil ditumpas, PKI ternyata tetap bergerak di bawah tanah. Kemudian PKI muncul kembali pada tahun 1950 dalam kehidupan politik di Indonesia.


Sejak D.N. Aidit terpilih menjadi ketua PKI tahun 1951, ia dengan cepat membangun kembali PKI yang porak - poranda akibat kegagalan pembrontakan tahun 1948.


Usaha yang dilakukan D.N. Aidit berhasil dengan baik. Dalam pemilihan umum tahun 1955, PKI berhasil meraih dukungan rakyat dan menempatkan diri menjadi satu dari empat partai besar di Indonesia, di samping PNI, Masyumi dan NU.


Menjelang terjadinya peristiwa G30S/PKI, tersiar berita bahwa kesehatan presiden Soekarno mulai menurun. Maka D.N. Aidit langsung memulai gerakan.


PKI menetapkan bahwa Gerakan 30 September 1965/PKI, secara fisik dilakukan dengan kekuatan militer yang dipimpin oleh Letnan Kolonel Untung, Komandan Batalyon I Resimen Cakrabirawa (Pasukan pengawal Presiden).


Letnan Kolonel Untung memerintahkan kepada seluruh anggota untuk melakukan serangkaian penculikan dan pembunuhan terhadap 6 perwira tinggi dan seorang perwira pertama Angkatan Darat.


Para korban dibawa ke Lubang Buaya (terletak di sebelah selatan pangkalan udara utama Halim Perdana Kusuma). Kemudian mereka dimasukkan ke dalam sebuah sumur tua dan ditimbun dengan sampah dan tanah.


Tapi tidak begitu lama perbuatan biadab dan keji yang dilakukan PKI itu terbongkar. Langkah pertama yang dilakukan untuk menumpas Gerakan 30 September 1965/PKI adalah menetralisasi pasukan yang berada di sekitar Medan Merdeka, yang dimanfaatkan oleh kaum PKI.


Kemudian operasi militer tentang penumpasan G30S/PKI mulai dilakukan sore hari, tanggal 1 Oktober 1965 pukul 19.15 WIB. Sementara itu, RPKAD berhasil menduduki kembali gedung RRI Pusat, gedung telekomunikasi dan mengamankan seluruh wilayah Medan Merdeka. 


Begitu juga di daerah - daerah lainnya, semisal di Jawa Tengah, Yogyakarta. Menangkapi dan menghukum tokoh - tokoh organisasi politik dan organisasi massa PKI. Secara keseluruhan pembrontakan yang menamakan G30S/PKI yang ditenggarai didukung oleh PKI telah berhasil ditumpas.


Hebatnya bahkan PKI dinyatakan sebagai partai terlarang oleh pemerintah untuk berdiri di Republik Indonesia kita tercinta ini. Ingat!!!Jangan Lupa Sejarah.(Red-SP.Id/Jes).