Parade Gebyar Berkebaya Menuju Unesco, Dimeriahkan oleh 15 Ribu Perempuan Se-Sumatera Utara -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Iklan

Parade Gebyar Berkebaya Menuju Unesco, Dimeriahkan oleh 15 Ribu Perempuan Se-Sumatera Utara

Wednesday, August 24, 2022

Medan-sumutpos.id:Parade dan Gebyar berkebaya tahun 2022 menuju Unesco digelar di Lapangan Benteng, Kota Medan, Minggu 28/8/2022.

Gebyar berkebaya nusantara ini mengundang seluruh perempuan Sumatera Utara tanpa terkecuali untuk ikut menyemarakkan pagelaran ini.

Diperkirakan sebanyak 15 ribu perempuan memeriahkan dan akan memakai berbagai jenis kebaya nantinya seperti kebaya kartini, kebaya encim, noni dan kutubaru.

Ketua Umum Rumah Komunikasi Lintas Agama (RKLA) sekaligus tokoh wanita nasional Hj Bunda Indah mengatakan kegiatan ini juga mendukung program Kebaya Go To UNESCO.


Dimana hal ini digelar agar budaya kebaya tidak dicaplok oleh negara lain dan bakal diakui dunia sebagai identitas asli budaya Indonesia.

“Sembari menunggu Kepres terkait penetapan Hari Kebaya Nasional, acara ini juga sebagai bentuk dukungan perempuan Sumut agar kebaya segera didaftarkan oleh pemerintah ke organisasi PBB UNESCO sebagai salah satu heritage asli Indonesia," ujarnya, Selasa 23/8/2022.

Hal ini juga sembari dengan meningkatkan produk UMKM, dikatakannya dengan memakai hasil karya produk negeri sendiri maka secara otomatis hal ini juga membantu pergerakan pelaku UMKM untuk terus bertumbuh.


Sementara itu, Ketua PBI Sumut Syafitri Elisabeth Tambunan mengatakan acara parade ini adalah untuk menunjukkan jati diri perempuan Indonesia serta menaikkan citra kebaya sebagai peninggalan budaya asli Indonesia.


Ia optimis provinsi Sumut akan menjadi pelopor dan contoh bagi provinsi-provinsi lain di Indonesia.Dimana secara tidak disadari kebaya sudah menjadi busana wajib di masyarakat Sumatera Utara.

"Hal tersebut ditunjukkan dari acara-acara resmi seperti peringatan kelahiran anak, pernikahan, pemakaman, dan lain-lain yang dipadu-padankan dengan sarung khas suku seperti tenun songket, ulos dan lain sebagainya”, pungkasnya.

Parade dan Gebyar Berkebaya yang rencananya akan digelar di Lapangan Benteng Medan pada Minggu 28 Agustus 2022, diprakarsai oleh Ibu- ibu Bhayangkara Sumut, ibu - ibu Persit Kartika, Angkatan Laut, Angkatan Udara, Majelis Taklim Halimah Sumut ( MTH) serta DPP RKLA dan berkolaborasi dengan Komunitas Perempuan Peduli Sumatera Utara (KPPSU), Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) Sumut, Perempuan Indonesia Maju, IWAPI Sumut.

Dekranasda Sumatera Utara dan Komunitas Perempuan Indonesia Hebat, Organisasi Perempuan- perempuan yang di Sumut serta mahasiswa- mahasiswa se Sumatera Utara.(Red-SP.ID/MYT)