Gerakan Nasional Cinta Museum di SMP Negeri 1 Barusjahe -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Iklan

Gerakan Nasional Cinta Museum di SMP Negeri 1 Barusjahe

Thursday, July 28, 2022

Karo-Sumutpost.id: Kegiatan sosialisasi gerakan nasional cinta museum yang dilaksanakan oleh Dinas kebudayaan dan pariwisata provinsi Sumatera Utara UPTD museum negeri di SMP negeri 1 barusjahe Kabupaten Karo. Kamis 28 Juli 2022. yang mendapat perhatian cukup baik dari pihak guru dan camat Barusjahe Ibu Debora br Barus, Sebagai salah satu kegiatan yang berkesinambungan agar museum dapat dikenal oleh masyarakat luas terlebih-lebih di kalangan siswa/i baik sekolah yang berada di dekat dengan lokasi museum negeri provinsi Sumatera Utara.maupun yang jauh dari Museum provinsi Sumatera Utara.

Sebagai tamu penyelenggara kegiatan UPT museum negeri provinsi Sumatera Utara.Kepala Dinas kebudayaan dan pariwisata provinsi Sumatera Utara Zumri Sulthony,S.Sos,M.Si. Diwakili Tim dari disbudpar provinsi Sumatera Utara,sebagai penyelenggara kegiatan sosialisasi gerakan nasional cinta museum.

Dalam sambutanya sekaligus pembukaan  sosialisasi gerakan nasional cinta museum oleh pak Rahmad Hadi Syahputra kepala UPT museum negeri provinsi Sumatera Utara dan ibu Hj. Sri Hartini yang merupakan mantan kepala UPT museum negeri provinsi Sumatera Utara dan sekarang sebagai kepala perkebunan provinsi Sumatera Utara ikut sebagai narasumber di SMP negeri 1 barusjahe.


Laporan panitia gerakan nasional cinta museum di SMP negeri 1 Barusjahe Tahun 2022 yang dibacakan ketua panitia bapak biliater situngkir.S.T. M.Sp, Berdasarkan undang-undang nomor 11 tahun 2010 tentang cagar budaya, PP nomor 51 tahun 2016 tentang museum dan DPA Dinas kebudayaan dan pariwisata provinsi Sumatera Utara

Yang dilatar belakangi Museum sebagai tempat studi pendidikan dan rekreasi yang bertujuan untuk mengumpulkan, memelihara, meneliti serta mengkomunikasikan, memamerkan bukti-bukti material mengenai manusia dan lingkungannya. Sehubungan dengan hal itu dianggap perlu dan penting untuk memperkenalkan museum kepada masyarakat khususnya pelajar.

Kegiatan sosialisasi gerakan nasional cinta museum dianggarkan dari APBD Dinas kebudayaan dan pariwisata Tahun anggaran 2022. Anggaran dana DAK museum dan taman budaya ditampung dalam DPA Dinas kebudayaan dan pariwisata provinsi Sumatera Utara. UPT museum negeri.dan Penerbitan SK pelaksanaan Kepala Dinas kebudayaan dan pariwisata provinsi Sumatera Utara pada Juli 2022. Adapun Maksud dilaksanakannya sosialisasi gerakan nasional cinta museum ini adalah, untuk melibatkan masyarakat atau siswa dalam suatu kegiatan terpadu untuk meningkatkan publikasi Citra museum, Memberikan pelatihan dan pemahaman kepada siswa-siswi tingkat SMP untuk menjadi duta museum di lingkungan sekolah dan keluarga masing-masing. Yang bertujuan untuk membangkitkan kesadaran dan kebanggaan Masyarakat khususnya anak sekolah terhadap warisan budaya dan nilai luhur bangsa, meningkatkan kepedulian dan peran serta masyarakat positif terhadap pembangunan Museum di Indonesia, meningkatkan peran serta siswa sekolah khusus yang menjadi duta museum untuk lebih mengenal dan mencintai museum di lingkungannya masing-masing.

Kegiatan dihadiri Sebanyak 200 orang siswa dari kelas VII Dan VIII,dan guru guru SMP negeri 1 Barusjahe,dan Pemberian materi pengetahuan tentang museum yang meliputi pengetahuan tentang Museum secara umum, pengertian museum dan tugas-tugasnya serta manfaatnya bagi masyarakat pengenalan koleksi dibawa oleh ibu Sri Hartini sebagai narasumber.

Juga hadir dari pancak silat dari desa lingga,Gundala Gundala. yang di dampingi dari simpe Sinulingga juga sebagai narasumber untuk acara sosialisasi gerakan nasional cinta museum.

Ucapan terimakasih dari kepala sekolah SMPN 1 Barus jahe bapak Lekton Sitepu, semoga dengan adanya sosialisasi gerakan nasional cinta museum yang sampai kesekolah kami dapat membuka jalan Untuk sekolah kami untuk kunjungan ke museum Propinsi dalam rangka wisata budaya dan pengetahuan ke museum Nasional propinsi Sumatra Utara. Beginilah kami dan siswa/i di SMP negeri 1 barusjahe Kabupaten Karo. Dan jika ada yang kurang kiranya dapat dimaklumi dan bila ada yang tak berkenan jangan di bawa sampai ke propinsi tapi tinggalkan di depan gerbang sekolah kami.Semoga bapak dan ibu yang dari propinsi merasa puas dengan sambutan kami disini.ujarnya.
Seorang siswa, Viarobana dari kelas VIII merasa bangga dengan adanya kunjungan seperti ini di samping adanya oleh oleh dari pihak Panitia berupa baju kaos yang bertuliskan museum di hatiku dan Tas sekolah juga dapat roti kotak. "Dan kami juga diberi pengetahuan tentang koleksi koleksi barang yang ada di museum."ujar Viarobana.(Red-SP-ID/SS)