Bupati Dairi Tanam Bersama KUR Klaster Jagung dan Bagikan Alsintan di Kecamatan Tigalingga -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Iklan

Bupati Dairi Tanam Bersama KUR Klaster Jagung dan Bagikan Alsintan di Kecamatan Tigalingga

Friday, July 15, 2022

Juma Gerat, Tigalingga-Sumutpos.id:
Setelah melakukan tanam Kredit Usaha Rakyat (KUR) klaster kopi di Desa Perjuangan, Kecamatan Sumbul, Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu kembali melakukan tanam bersama KUR Klaster Jagung di Desa Juma Gerat, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, Kamis (14/7/2022).

Bupati Dairi juga membagikan alat pertanian berupa mesin penanam jagung (corn planter) dorong, traktor roda dua rotary, serta bantuan modal pertanian dari Bank Sumut kepada kelompok tani.

Dalam sambutannya, Bupati Dairi mengatakan hadirnya KUR klaster untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapai oleh para petani, seperti permodalan, bibit, dan pupuk.

KUR klaster juga Bupati katakan hadir untuk memberikan solusi untuk masalah penjualan dimana pemerintah telah menjamin hal tersebut melalui off taker yang telah bermitra dengan pemerintah.

Eddy Berutu menuturkan pada tahun 2020, produksi jagung di Dairi sebanyak 230.115 ton, di tahun 2021 naik sebesar 278.500 ton (21%).

Bupati mengatakan untuk 2 tahun ke depan, total luas tanam menjadi 10.000 hektar tanaman baru. Oleh karena Eddy Berutu mengatakan pemerintah akan bekerja keras agar target dimaksud tercapai, dengan memanfaatkan lahan baru jangan sampai ada yang tidak difungsikan.

“Tujuannya agar tingkat produksi jagung naik dengan jumlah lahan yang sama. Semoga 2 sampai 3 tahun mendatang para petani sudah meningkat hasil produksinya. Kita tetap bekerja keras tapi aset berupa lahan jangan sampai menganggur, kita ingin tingkatkan jumlah tanam agar benar-benar menghasilkan produktifitas yang tinggi,” ujar Bupati yang pernah meraih penghargaan Best Inovation Leader dari tabloid parliament magazine di tahun 2017.

Masih kata Eddy Berutu, covid-19 yang melanda seluruh negara pada beberapa tahun yang lalu, membuat banyak perubahan, termasuk anggaran banyak terserap untuk membantu warga yang terdampak Covid-19, begitu juga dengan pembangunan infrastruktur yang ikut terhambat.

“Perlahan akan kita perbaiki infrastruktur jalan sehingga biaya produksi para petani bisa berkurang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Dairi Robot Manullang yang hadir dalam tanam bersama tersebut mengatakan Desa Juma Gerat salah satu desa yang sangat antusias untuk ikut dalam KUR klaster jagung, apalagi di tengah pupuk yang sangat terbatas dan juga benih jagung yang diberikan sangat berkualitas tinggi.

“Alsintan yang dibagikan harus bermanfaat serta produksi pertanian harus meningkat. Mari kita semangat dalam mendukung Agri Unggul menuju Dairi Unggul,” kata Robot Manullang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Unsur Forkopimca Kecamatan Tigalingga, Camat Tigalingga Untung Nahampun, Camat Gunung Sitember Jonatan Ginting, Camat Tanah Pinem Sion Sembiring, dan perwakilan Bank Sumut Cabang Sidikalang. Dalam tanam bersama tersebut, pihak puskesmas Tigalingga juga turut mengadakan kegiatan pengobatan gratis kepada masyarakat Juma Gerat.(Red-SP.ID/CS)