Fast Respon Sumut Berkolaborasi Dengan Rutan Kelas I Labuhan Deli Menuju WBK Indonesia Mas -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Iklan

Fast Respon Sumut Berkolaborasi Dengan Rutan Kelas I Labuhan Deli Menuju WBK Indonesia Mas

Saturday, April 9, 2022

(Image/gambar): Photo bersama Kepala Rutan Labuhan Deli Nimrot Sihotang And.IP,SH,MH dengan Ketua Fast Respon Sumut Nety Herawati SE.

Medan-Sumutpos.id: Kepala Rutan Labuhan Deli, Nimrot Sihotang Amd. IP. SH. MH bersama jajarannya berhasil membina para penghuni rutan Labuhan Deli Medan.

Saat tim media melihat para tahanan melakukan kinerja di Rutan Labuhan Deli, para tahanan nampak aktif dan lihai dalam berkarya dan terlihat berbagai karya seni yang terpajang hasil buah karya para tahana Labuhan Deli seperti robot, papan bunga, acecoris dan lain-lain, Rabu (30/03/2022) pukul 10.00 wib.


Awak media berhasil mengkonfirmasi kepada  Kepala Rutan Labuhan Deli Nimrot Sihotang And,IP,SH,MH,melalui WA.  Nimrot Sihotang membenarkan kegiatan para tahanan dibina dan disalurkan  sesuai dengan keterampilan dan dapat dipergunakan apabila sudah keluar dari Rutan Labuhan Deli."ungkap Nimrot.8/4/2022.

“Dimana pembinaan tersebut untuk bekal mereka setelah keluar dari rutan, agar mereka dapat menjalani kehidupan yang lebih baik kedepannya dan mereka bisa dapat kembali diterima dalam masyarakat,” ujarnya.

Rutan Labuhan Deli berkolaborasi bersama Fast Respon Sumatra Utara dengan program sosial jurnalistik dalam melakukan sosial control, dimana sesuai dengan arahan Bapak Menteri Kemenkumham Yasona Laoli untuk bisa berdampingan dengan pers membantu kinerja pemerintah.

Diketahui kapasitas Labuhan Deli cuma berdaya tampung warga binaan untuk empat ratus (400) orang, namun saat ini sudah over kapasitas mencapai seribu (1000) orang lebih warga binaan,
dalam hal ini anggaran juga mempengaruhi. Adapun Nimrot menyikapinya dengan iklas serta menggunakan program secara bijak untuk mengatasinya.

“Sistem pelayanan sudah WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) serta online untuk mempermudah masyarakat, apalagi covid-19 belum berakhir." ujar Nimrot mengakhiri.(Red-SP.ID/MYT)