Ambruknya Atap Rumah Warga Di Desa Susua Akibat Angin Puting Beliung, Pihak Terkait Sampai Saat Ini Belum Turun Ke Lokasi -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Iklan

Ambruknya Atap Rumah Warga Di Desa Susua Akibat Angin Puting Beliung, Pihak Terkait Sampai Saat Ini Belum Turun Ke Lokasi

Monday, March 21, 2022

(Image/gambar): rumah korban akibat angin puting beliung
 


Nias Selatan - Sumutpos.id : Terkait bencana alam yang terjadi di desa Susua, Kecamatan Ulususua, Kabupaten Nias Selatan, Sumut hingga kini pihak Muspika kecamatan maupun tim bencana alam Kabupaten Nias Selatan belum turun ke lokasi.

Pantauan Sumutpos.id, hingga kini masih terlihat rumah warga yang tertimpa musibah bencana alam, Minggu, 20-03-2022 kemarin masih tetap dan belum tersentuh oleh pihak terkait.

Terkait hal itu korban, Pegangan Laia (27) belum bisa berbuat apa-apa karena masih trauma dengan peristiwa yang terjadi dan menunggu pihak terkait  baik pihak Kecamatan maupun tim bencana alam dari Kabupaten yang menangani tentang bencana alam.

Ketika hal ini dikonfirmasi Sumutpos.id melalui telepon selulernya, Senin (21/03-2022) malam sekira pukul 19.00 Wib kepada Kepala Desa Susua, Donius Halawa alias Ama Gesdil Halawa membenarkan bahwa bencana alam angin puting beliung telah terjadi.

"Akibat angin puting beliung disertai hujan, salah satu rumah warga berantakan dan atapnya terbang menimpa rumah tetangganya," ujar Donius sembari mengharapkan kiranya pihak Pemda Nisel memperhatikan peristiwa yang telah terjadi terhadap warganya.

Ketika awak media  melakukan konfirmasi terhadap pihak Muspika Kecamatan Ulususua dalam hal ini Babinsa mengatakan akan meninjau lokasi bencana.



Selanjutnya, pada saat awak media  melakukan konfirmasi kepada Sekertaris yang juga merangkap Pelaksana harian (Plh) Camat Ulususua, Sawato Eli Laia, sekira pukul 19.51 Wib sebanyak enam kali melalui telepon selulernya tidak menjawab, sekalipun nada dering terdengar aktif .

Diberitakan sebelumnya, akibat angin puting beliung disertai hujan, salah satu rumah warga di Desa Susua, Kecamatan Ulususua, Kabupaten Nias Selatan, Propinsi Sumatera Utara, atapnya terbang diatas rumah tetangga, Minggu (20/03-2022) sekira pukul 15.00 Wib.

Rumah yang di huni Pegangan Laia (27) alias Ama Rafi Laia dan keluarganya tersebut diketahui merupakan bangunan rumah yang dibangun tim Rehabilitasi dan Rekontruksi (BRR)  Pasca Gempa Bumi dan Tsunami yang melanda Kepulauan Nias tahun 2005 silam.

Pantauan di lokasi terlihat bahwa atap rumah korban terbang menimpa atap rumah Ama Joe Halawa yang merupakan tetangganya. Dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa, namun kerugian mencapai puluhan juta rupiah akibat terjadinya kerusakan.

Rumah milik Pegangan Laia tersebut telah berdiri sekira 17 tahun yang lalu, namun pada hari Minggu kemarin atapnya hancur terbawa angin puting beliung termasuk dinding tembok rumahnya. (Red-SP.ID/FH)