Demi Selamatkan Nyawa, Direktur RSUD Batu Bara Dr Guruh Wahyu Nugraha Lunasi Tunggakan BPJS Mandiri Pasien -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Pengikut


Iklan

Demi Selamatkan Nyawa, Direktur RSUD Batu Bara Dr Guruh Wahyu Nugraha Lunasi Tunggakan BPJS Mandiri Pasien

Kamis, 09 Desember 2021

 

(Image/Gambar) : Demi Selamatkan Nyawa, Direktur RSUD Batu Bara Dr Guruh Wahyu Nugraha Lunasi Tunggakan BPJS Mandiri Pasien

Batu Bara - Sumutpos.id : Dr Guruh Wahyu Nugraha Direktur Rumah Sakit Umum Batu Bara melihat kondisi pasien Ibu Hamil Juliani umur 30 Tahun, yang kurang mampu, langsung melakukan Galang dana dan mendaftar kan ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kelas 3 Mandiri yang telah menunggak sampai bertahun-tahun.


Berdasarkan keterangan yang dihimpun Awak Media, Selasa (08/12/2021) Kepala Seksi Ridwan Ibu Hamil Juliani masuk ke RSUD Batu Bara setelah mendapat hasil pemeriksaan dari Klinik Maddin yang menyatakan harus dioperasi cesar.


“Kondisi janinnya tidak normal, dan harus dioperasi cesar, sementara BPJS nya tidak aktif karena banyak tunggakan,” sebut Ridwan. 


Demikian juga Pasien Ibu Hamil ini bisa dibilang orang yang kurang mampu, dan hanya punya uang 400 ribu, sementara tunggakannya mencapai 1,3  juta, lain denda, jelasnya. 


Kemudian Kasi RSUD Batu Bara langsung berkoordinasi dengan Pak Direktur RSUD, dan beberapa dokter umum dan spesialis, bagaimana solusinya agar pasien dapat dilayani. 


Pak Direktur RSUD, langsung mengeluarkan sejumlah dana pribadinya untuk membantu melunasi tunggakan BPJS pasien, dibantu juga oleh dokter yang ada, terang Ridwan.


Direktur RSUD Batu Bara, dr Wahyu, langsung mengupayakan agar BPJS atas nama Juliani dapat diaktifkan, dan Alhamdulillah berhasil," ujar Ridwan. 


Sebelumnya sudah ada niat mau mengurus Jaminan Persalinan (Jampersal), “namun karena BPJSnya sudah bisa digunakan, kita gunakan BPJS saja pak,” jawab Ridwan. 


Lanjut Awak Media menghubungi Direktur RSUD Batu Bara, dr. Guruh Wahyu Nugraha, melalui sambungan seluler, juga membenarkan ada pasien bumil BPJSnya menunggak. 


“Kita sangat prihatin sekali melihat kondisi bumil yang harus dilayani secepat mungkin,” sebut dr. Wahyu. 


Besok pasien sudah bisa dilakukan operasi, dan RSUD Batu Bara, harus mendahulukan pelayanan, apalagi ini menyangkut soal nyawa, “dua nyawa ini harus kita selamatkan dulu, masalah dana itu belakangan,” tegas Wahyu. 


Alhamdulillah, niat ikhlas kita untuk menolong pasien juga disambut baik oleh BPJS, jadi tidak harus banyak mengeluarkan dana, ujar Wahyu. 


Kemudian Suaminya Saiful Akhyar (30), juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Batu Bara dan Bupati Batu Bara, Ir. Zahir. M. AP, yang telah membantu istrinya untuk dioperasi di RSUD Batu Bara. 


“Terima kasih kepada Pak Bupati, Direktur RSUD Batu Bara dan seluruh dokter dan perawat, yang telah membantu. Semoga pelaksanaan operasi besok, berjalan dengan aman dan lancar,” ucap Saiful. 


Saat itu kami sudah pasrah, karena kami tidak punya uang untuk melunasi BPJS, apalagi untuk biaya operasi, “ternyata malah pihak RSUD Batu Bara langsung bantu melunasi tunggakan BPJS, terima kasih pak, terima kasih,” ujar Saiful berulang kali. (Tim Media KSJ Pusat) (Red-SP.ID/Team01)