Terjadi Dipematang siantar,Kerap Aniaya Istri Suami Berperilaku Biadab Dipolisikan -->
AYO IKUTI PROTOKOL KESEHATAN - CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Iklan

Terjadi Dipematang siantar,Kerap Aniaya Istri Suami Berperilaku Biadab Dipolisikan

Kamis, 30 September 2021

 

(Image/Gambar) : Terjadi Dipematang siantar,Kerap Aniaya Istri Suami Biadab Dipolisikan.

Pematangsiantar - Sumutpos.id : Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terjadi lagi.kali ini dialami oleh Mei Meiwati Zebua (40) warga jalan bendungan ujung kelurahan nagahuta kecamatan siantar marimbun,kota pematang siantar.


Kejadian ini diungkapkan Mei ke kru media saat keluar dari Mapolresta pematang siantar usai melaporkan penganiayaan yang dilakukan oleh suaminya Ronal Sihombing (38)terhadap dirinya.29/9/21.


Menurut Mei kekerasan atau penganiayaan yang dialaminya pada hari minggu 26/9/21bukanlah yang pertama kali,namun sudah tak terhitung.akan tetapi demi menjaga keutuhan rumah tangga dan masa depan anak anaknya dirinya selalu mengalah dan bertahan, sembari berharap suaminya akan berubah.


Akan tetapi suaminya yang sehari harinya tak punya pekerjaan alias pengangguran ini selalu menganiaya dirinya apabila tidak memberikan uang.darimana saya selalu punya uang untuk diberikan pak?sepanjang hari saya cuma memulung,hasilnya paling juga cukup buat makan ujar ibu enam orang anak ini sembari berurai airmata.


Hari ini saya didampingi keluarga untuk melaporkan perbuatannya karena saya sudah tidak tahan lagi pak,karena sudah cukup sakit.semua badan saya ini memar dan bengkak akibat dipukul pakai kayu,kepala saya juga bengkak dan hingga saat ini masih sakit terang mei sembari menunjukkan tangannya yang bengkak akibat hantaman kayu.


Menurut br Tampubolon,keluarga Mei yang ikut mendampingi saat membuat laporan polisi.bahwa Mei sudah sering mengalami panganiayaan dari Ronal (suaminya).dulu juga sudah pernah ini dilaporkan akibat menganiaya istrinya,dan ditahan tiga hari pada saat mereka tinggal di Riau.


Namun karena kasihan serta anjuran keluarga akhirnya dilepaskan,dengan harapan akan berubah.tapi apa yang terjadi?si Ronal ini semakin menjadi.untuk sekarang ini kami keluarga sudah pasrah biarlah dia terima konsekuensi dari perbuatannya sesuai dengan hukum.ujar br.Tampubolon mengakhiri. (Red-SP.ID/Team/MIO)