-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Persaingan Sengit di SEC Open Tournament V: Dominasi Bintang Timur, SDN Percontohan, dan SMAN 1 Raya

Senin, 01 Juni 2026 | Juni 01, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-01T13:29:16Z



Pematang Raya, Sumutpos.id – Gelaran bergengsi Siantar English Club (SEC) Open Tournament V sukses menyedot perhatian publik. Ratusan pelajar saling unjuk kemampuan dalam kompetisi bahasa Inggris yang berlangsung kompetitif di Aula SMP Negeri 1 Pematang Raya, Sabtu (30/5/2026).

Dalam ajang tahunan ini, SD RK Bintang Timur Pematang Raya, SDN Percontohan Pematang Raya, SMP Bintang Timur Pematangsiantar, dan SMA Negeri 1 Pematang Raya keluar sebagai sekolah-sekolah paling menonjol yang mendominasi perolehan juara.

Mengusung tema "Semangat Baru Simalungun Menuju Simalungun Maju", kompetisi ini diikuti lebih dari 300 pelajar dari berbagai penjuru Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar. Para peserta bersaing ketat dalam empat cabang perlombaan, yaitu English Speech, Story Telling, English Olympiad, dan Coloring Contest.

Peta Persaingan: Dominasi dan Kejar-kejaran Juara

​Persaingan sengit langsung tersaji di tingkat Sekolah Dasar (SD). SD RK Bintang Timur Pematang Raya sukses mendominasi podium, namun posisi mereka terus ditempel ketat oleh SDN Percontohan Pematang Raya. Kejar-kejaran poin ini membuat kedua sekolah tersebut keluar sebagai pengumpul gelar terbanyak di kategori SD.

Sementara itu pada kategori SMP, SMP Bintang Timur Pematangsiantar tampil tanpa celah. Sekolah ini sukses menyapu bersih sejumlah gelar juara lewat penampilan impresif para siswanya di cabang English Speech, Story Telling, dan English Olympiad.

Tak mau kalah, SMA Negeri 1 Pematang Raya juga sukses mengharumkan nama sekolah di kategori SMA. Mereka berhasil memboyong pulang rentetan trofi dari berbagai cabang bergengsi yang diperlombakan.

Bukan Sekadar Teori, Saatnya Siswa Beraksi

​Ketua Siantar English Club, Chandra Turnip, M.Li, menjelaskan bahwa SEC Open Tournament V dirancang sebagai wadah nyata bagi siswa untuk mempraktikkan kemampuan berbahasa Inggris di luar kurikulum kelas.

​"Bahasa Inggris tidak cukup hanya dipelajari secara teori. Siswa perlu diberikan kesempatan untuk tampil, berkompetisi, dan menunjukkan kemampuan mereka secara langsung," tegas Chandra.


​Ia menambahkan, kompetisi ini tidak hanya berorientasi pada piala, melainkan untuk membangun mentalitas, keberanian, kreativitas, sportivitas, serta semangat kolaborasi di dunia pendidikan.

Pemerintah kabupaten Simalungun , diwakili Niat Liharman, S.Pd., M.Si bersama pengurus Siantar English Club

Apresiasi dari Sekolah dan Tuan Rumah

Antusiasme tinggi ini mendapat apresiasi positif dari para praktisi pendidikan. Edward Sinaga, salah seorang Kepala Sekolah yang hadir, menilai ajang ini sebagai barometer evaluasi yang sangat efektif.


​"Melalui kompetisi seperti ini, guru dapat mengukur hasil pembelajaran yang selama ini diberikan di kelas. Di sisi lain, siswa mendapat pengalaman mental yang luar biasa," ungkap Edward.

Senada dengan itu, guru Bahasa Inggris Ira Sinaga, S.Pd, melihat dampak instan pada kepercayaan diri siswa. Menurutnya, ajang ini memicu motivasi besar bagi anak didik untuk berani berbicara di depan umum menggunakan bahasa asing.

Sebagai tuan rumah, Kepala SMP Negeri 1 Pematang Raya, Lamhot Saragih, menyatakan komitmen penuhnya dalam mendukung kegiatan yang berorientasi pada pembentukan karakter siswa.


​"Kami percaya pendidikan bukan sekadar angka di atas kertas atau nilai akademik, melainkan tentang bagaimana kita membentuk keberanian, karakter, dan semangat berprestasi pada generasi muda," ujar Lamhot.

Pesan Pemkab Simalungun: "Cintai Bahasa Lokal, Kuasai Bahasa Asing"

Dukungan penuh juga mengalir dari Pemerintah Kabupaten Simalungun. Hadir mewakili instansi, Kasi Kelembagaan dan Penjamin Mutu Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun, Niat Liharman, S.Pd., M.Si, memberikan suntikan motivasi bagi para peserta.

Dalam sambutannya, Niat mengingatkan pentingnya menjaga akar budaya lokal tanpa harus menutup diri dari perkembangan zaman.


​"Cintai bahasa lokal, kuasai bahasa asing," pesan Niat Liharman di hadapan ratusan peserta, menekankan bahwa kemampuan bahasa Inggris adalah modal krusial dalam menghadapi persaingan global yang kian kompetitif.

Tingginya partisipasi dan atmosfer kompetisi yang positif ini membuktikan besarnya minat generasi muda Simalungun terhadap literasi bahasa internasional. Selain membawa pulang piala, para peserta pulang dengan pengalaman berharga yang akan menjadi modal penting bagi masa depan akademik dan karier mereka kelak. (Sumutpos.id/Chandra Turnip)

×
Berita Terbaru Update