PEMATANGSIANTAR, SUMUTPOS.ID – Kondisi memprihatinkan terlihat di Jalan Pdt. J. Wismar Saragih, Kota Pematangsiantar. Median jalan yang seharusnya berfungsi sebagai pembatas sekaligus penghias kota justru dipenuhi rumput liar setinggi kanstin, Senin (4/5/2026).
Dari pantauan di lapangan, rumput di median sudah tumbuh lebat dan tinggi. Sebagian tanah dari median bahkan terlihat mulai meluber ke badan jalan. Kondisi ini membuat median tampak seperti kebun tak terurus, bukan taman kota.
“Pembatas jalan dibuat hanya untuk tempat rumput tumbuh. Nggak ada perawatannya sama sekali. Padahal ini jalan protokol,” keluh seorang pengendara yang melintas.
Jalan Pdt. J. Wismar Saragih merupakan salah satu ruas jalan penting di Pematangsiantar. Di sekitar lokasi terlihat bangunan pagar tinggi, gereja, dan rumah warga. Namun keindahan kawasan itu terganggu dengan median yang tak terawat.
Warga menilai kondisi ini selain merusak estetika kota, juga berpotensi membahayakan. Rumput liar yang tinggi dapat menutupi pandangan pengendara, terutama saat akan berbelok atau menyalip. Selain itu, semak belukar juga rawan menjadi sarang hewan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada aktivitas pembersihan dari instansi terkait. Warga berharap Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) atau Dinas Lingkungan Hidup Kota Pematangsiantar segera turun tangan.
“Harusnya median ditanami bunga atau tanaman peneduh, bukan dibiarkan jadi semak. Sayang anggarannya kalau cuma buat rumput,” ujar warga lain.
Median jalan yang terawat menjadi salah satu indikator wajah kota. Masyarakat meminta Pemko Pematangsiantar rutin melakukan pemeliharaan taman dan median jalan agar kota lebih bersih dan indah.
*(TIM/SPID)* HS
