Mimbar kasih
(Hari raya kenaikan Tuhan)
Jadikanlah Segala Bangsa MuridKu
(Matius 28:16-20)
Oleh:Julister Sihite, S.Pd
Sebelum kembali kepada Bapa, Yesus memberikan wejangan kepada para murid: "Pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Ku perintahkan kepadamu."
Para murid diutus menjadi saksi nilai - nilai Kerajaan Allah, untuk menyinari dunia yang tengah dilanda kegelapan dengan cahaya nilai - nilai Kerajaan Allah, untuk memenangkan manusia bagi Allah.
Bersaksi selalu menuntut aksi, langkah, gerakan, inisiatif, kreativitas dan dinamika. Dari pengalaman dan hidup para rasul tampak bahwa kesaksian mereka yang utama ialah hidup mereka sendiri.
Kesaksian mereka tuntas dan berbobot, tidak setengah - setengah atau suam - suam kuku. Banyak orang makin tertarik mengikuti Kristus, karena orang Kristen hidup sehati dan sejiwa.
Setiap orang Kristen tanpa terkecuali, mendapat tugas untuk merasul, mempersaksikan Tuhan, membawa kabar gembira, menjadikan manusia murid Tuhan. Hal itu kita lakukan bukan dengan paksaan, tetapi lewat teladan hidup dan kasih.
Tugas kita yang utama bukan membaptis, tetapi menghidupi perintah Tuhan, yaitu cinta kasih. Ajaran kita akan berdaya guna bila kita sendirilah yang pertama melakukannya.
Dengan hati yang terangkat ke Surga, kita memberi dunia dalam semangat cinta kasih. Dunia dan zaman kita membutuhkan kesaksian yang nyata, bukan retorika dalam kepalsuan dan kemunafikan.
Kendati Yesus pergi kepada Bapa, namun Ia selalu menyertai GerejaNya hingga akhir zaman. Tugas dan karya Gereja tak lain adalah melanjutkan karya Kristus dan membangun dunia yang baru.
Dunia sedang memperhatikan kita dan menginginkan teladan Kristus dalam diri kita, sebelum memutuskan untuk menerima Kristus. Semogalah. Amin. Tuhan Yesus memberkati.
