-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Alert System dan Keluarga Menjadi Benteng Bahaya Nya Narkoba di Sekitar Kita.

Senin, 04 Mei 2026 | Mei 04, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-04T16:44:15Z

 




Toba - Sumutpos,id - Kapolres Toba AKBP V.J Parapaga, S.I.K, menghadiri Temu ramah dengan Pemerintah Kabupaten Toba dengan masyarakat Meranti  Pintu Pohan yang bertempat di Kantor Desa Meranti Timur Kecamatan Pintu Pohan Meranti Kabupaten Toba Provinsi Sumatera Utara, Minggu (03/5/2026) 


Serta turut hadir Bapak Wakil Bupati Toba Audy Murphy Sitorus beserta Anggota DPRD Kabupaten Toba Darma Siagian, Camat Pintu Pohan Meranti Erwin Simangunsong, Kapolsek Porsea Iptu Rollys Marpaung, KBO Sat Narkoba Polres Toba IPDA A Ginting, Anggota Sat Narkoba Polres Toba Daud Siregar, Kepala Desa Meranti Timur Robinson Sarumpaet, BPD Desa Meranti Timur, Masyarakat Desa Meranti Timur, Kepala Puskesmas Pintu Pohan Meranti F Ginting, dan Masyarakat desa Meranti Timur 


Pada kesempatan itu, masyarakat meminta kepada pemerintah dan kepolisian untuk menangani maraknya tindak pidana pencurian dan narkoba di desa Meranti Timur pada khususnya . 




Sementara itu, Aiptu Daud Siregar dari Sat Narkoba memberi penjelasan kepada masyarakat Penggolongan Narkotika di Indonesia (UU No. 35 Tahun 2009)Berdasarkan undang-undang, narkotika dibagi menjadi tiga golongan yaitu Golongan I: Sangat berbahaya, potensi kecanduan tinggi, hanya untuk ilmu pengetahuan (tidak untuk terapi). Contoh: Ganja, Kokain, Heroin, Sabu.

Golongan II: Digunakan untuk pengobatan sebagai pilihan terakhir, potensi ketergantungan tinggi. Contoh: Morfin, Petidin.

Golongan III: Banyak digunakan dalam terapi/pengobatan, potensi ketergantungan ringan. Contoh: Kodein.


Tentang jenis-jenis narkoba dan  efek yang di timbulkan dari zat-zat berbahaya yang di timbulkan dari narkoba. Narkotika, Psikotropika, dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya) adalah zat yang memengaruhi struktur atau fungsi tubuh dan dapat menyebabkan perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri, hingga ketergantungan, ungkap Daud


Kapolres Toba AKBP V.J Parapaga dalam sambutannya menyampaikan bahwa salah satu kelemahan kami adalah kurangnya personil. 


"Polisi tidak bisa hadir dalam waktu 1 x 24 jam. Tapi kami berterimakasih sudah mendukung tugas Polri,Ujar bapak Kapolres 


Pak Kapolres Toba sangat berharap agar warga memberdayakan simpul-silpul masyarakat yang ada di desa untuk melakukan koordinasi dan terintegrasi dengan Bhabinkamtibmas.


Ia juga meminta agar warga memperkuat imun sosial atau Alert System (alarm) terhadap tindak kejahatan. Selain itu, Kapolres Toba juga menyampaikan hotline pengaduan dinomor 110 yang dapat dihubungi 1x24 jam untuk melaporkan tindak pidana yang terjadi di tengah masyarakat. 


"Silahkan dihubungi jika ada peristiwa tindak pidana atau hal lain seperti kecelakaan," ujar Kapolres sembari mengingatkan agar tidak mempermainkan panggilan terhadap nomor pengaduan tersebut.


Peredaran narkoba tidak hanya merugikan individu yang mengonsumsinya, tetapi juga merusak jaringan sosial dan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, langkah preventif menjadi sangat penting. Polres Toba mengajak seluruh lapisan masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, hingga komunitas, untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran akan bahaya narkoba.


"Kami mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Toba untuk bersama-sama mencegah dan memerangi narkoba."ungkap Kapolres Toba AKBP V.J Parapaga, S.I.K, di temu ramah dengan warga masyarakat 


Dengan meningkatnya peredaran narkoba di berbagai kalangan, Polres Toba mengajak orang tua untuk lebih aktif dalam mengedukasi anak-anak dan generasi muda tentang bahaya narkoba. Pendidikan dan pengawasan yang ketat dari lingkungan keluarga dan sekolah merupakan benteng pertahanan pertama dalam melawan pengaruh negatif narkoba.


"Awasi anak-anak kita. Buat situasi keluarga nyaman untuk anak. Jangan sampai anak-anak mencari pelampiasan di luar yang merugikan dirinya sendiri," tegas Kapolres


Selain itu, Polres Toba juga melakukan upaya penindakan terhadap pelaku peredaran narkoba. Namun, upaya ini tidak akan berhasil tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat. Masyarakat diminta untuk lebih waspada dan melaporkan segala kegiatan yang mencurigakan kepada pihak berwenang.


Dengan kesadaran dan kerjasama yang kuat antara Polres Toba dan masyarakat, kita dapat membangun lingkungan yang aman dan bersih dari bahaya narkoba serta kejahatan lainnya. 


Kapolres juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya mekanisme penegakan aturan berbasis kesepakatan warga, namun tetap menekankan agar masyarakat tidak mengambil tindakan main hakim sendiri. Penanganan setiap permasalahan, tegasnya, tetap harus mengacu pada hukum yang berlaku. 


(Spid/JM)

×
Berita Terbaru Update