-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Misteri Kematian Mahasiswi Unimed di Kamar Kos: Keluarga Temukan Luka Memar, HP Rusak Terbelah

Minggu, 15 Maret 2026 | Maret 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-15T07:10:58Z

 

MEDAN – Keluarga Maria Agustina Naibaho (22), mahasiswi semester 8 Universitas Negeri Medan (Unimed) yang ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya, resmi melapor ke pihak kepolisian. Laporan ini dipicu oleh sejumlah kejanggalan fisik yang ditemukan pada jasad korban serta kondisi barang pribadi milik almarhumah.

Maria merupakan putri bungsu dari Mangatur Naibaho, Anggota DPRD Kota Tebingtinggi sekaligus Bendahara DPC PDI-Perjuangan Tebingtinggi. Jasadnya ditemukan di indekos Jalan Rela, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, pada Kamis (12/3/2026) malam.

Kejanggalan di TKP: Luka Memar dan Ponsel Terbelah

​Meski pihak kepolisian memberikan keterangan awal mengenai riwayat sakit, pihak keluarga menemukan fakta berbeda saat memeriksa kondisi fisik korban di RS Bhayangkara TK II Medan.

Berdasarkan keterangan salah satu anggota keluarga, terdapat beberapa luka memar di tubuh Maria, di antaranya di bawah ketiak kiri dan lutut. Bahkan, ditemukan bercak darah pada bagian organ vital dan di area kamar mandi.


​"Ada memar di bawah ketiak, lutut, dan kondisi yang mencurigakan di bagian organ vital. Selain itu, handphone miliknya ditemukan dalam kondisi rusak terbelah di dalam kamar," ungkap pihak keluarga saat ditemui pada Jumat (13/3/2026).

Polisi Tunggu Hasil Autopsi

​Kapolsek Medan Tembung, Kompol Ras Maju Tarigan, menyatakan bahwa dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit. Ia menyebutkan korban sempat mengeluh demam kepada ibunya pada Selasa (10/3/2026).

Mengenai kondisi fisik jenazah yang mulai membiru dan perut membesar, Kompol Ras Maju menjelaskan hal itu disebabkan karena korban diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar empat hari sebelum ditemukan.


​"Hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda kekerasan. Namun, untuk memastikan penyebab pastinya, kami masih menunggu hasil autopsi yang dilakukan hari ini," jelasnya.

Ayah Korban: Tidak Ada Riwayat Sakit

​Mangatur Naibaho mengaku sangat terpukul atas kepergian putrinya. Ia mendapatkan kabar duka saat dalam perjalanan dari Pekanbaru. Menurutnya, Maria tidak memiliki riwayat penyakit kronis yang mencurigakan.


​"Dua hari sebelum ditemukan, dia memang sempat WhatsApp ibunya, mengeluh sakit kepala sampai suaranya hilang. Tapi selama ini dia sehat-sehat saja. Kami hanya ingin tahu penyebab pastinya, makanya kami buat laporan polisi," ujar Mangatur dengan nada tegar.

Saat ini, jenazah Maria Agustina Naibaho telah menjalani proses autopsi. Pihak keluarga berharap kepolisian dapat mengungkap fakta sebenarnya di balik kematian mahasiswi semester akhir tersebut, terutama terkait kerusakan ponsel dan luka fisik yang ditemukan keluarga.

Editor: [Ald/Red]

Sumber: Liputan Lapangan / Dokumen Laporan Polisi

×
Berita Terbaru Update