Mandailing natal - sumutpos.id - Dibalik langka dan aktivitas PETI di Mandailing Natal nama "DORKORO" menjadi mimik penghias aktifitas BBM illegal di Wilayah Madina dan seakan Kebal hukum
Gudang yang berposisi di belakang Rumah Makan Paranginan kelurahan Sipolu-polu seakan luput dari pengawasan aparat penegak hukum yang notabenenya sebagai stabilisator penyalahgunaan barang-barang subsidi dengan menggunakan 3 jenis armada Chevrolet, engkel dan phanter
Dalam Hal ini Polres Mandailing Natal yang dikomandoi AKBP Bagus Priandy SIK dinilai mandul menghadapi Gudang minyak yang berposisi di Pusat Kota Panyabungan
sayyid fadil salah satu pengamat Muda Madina menyebutkan bahwa inidikasi gudang BBM yang berposisi di Pusat Kota Panyabungan sudah bukan lagi rahasia umum dimana gudang ini beroperasi secara terang-terangan tanpa adanya pengawasan aparat penegak hukum dan penindakan
"Lucu sekaligus gawat bahwa salah satu lokasi di pusat kota Panyabungan dijadikan gudang BBM subsidi oleh mafia minyak dan luput dari pengawasan Aparat penegak hukum"
"tentu asumsi yang berkembang bahwa gudang yang akrab di sebut gudang milik Dorkoro ini melakukan kontak Main mata dengan oknum bahkan instansi yang bersangkutan" ungkap Malik
Lebih jauh pemilik gudang yang disebutkan sampai saat ini memilih bungkam terkait konfirmasi atas dugaan gudang yang menyimpan puluhan ton Minyak subsidi tersebut
Sementara itu Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priandy SIK yang dikonfirmasi via WA (15-03) menyebutkan "Terimakasih pak informasinya dan akan kita tindaklanjuti "
( by - team - red - sumutpos id -kabiro - tabagsel - madina - a.s ).
